Religi

220 Ulama dan Tokoh Kabupaten Tasikmalaya Ikuti MKNU Ke-2

TASIKMALAYA – PCNU Kabupaten Tasikmalaya kembali menggelar kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) angkatan ke-2 di ponpes Darussalam Kp. Narunggul Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah pada Sabtu – Ahad 28-29 Desembet 2019.Dilansir dari MediaNU.com MKNU angkatan ke-2 ini diikuti 220 peserta, melibatkan 30 panitia, 5 fasilitator dan Pemateri dari PCNU Kabupaten Tasikmalaya, PWNU Jawa Barat hingga PBNU diantaranya KH. Ali Abd Khalik, Kiai Yayan Bunyamin, Kiai A. Dasuki (PWNU) Kh. Ahmad Ishomudin (Rois Syuriah PBNU), dan Dr. H. Endin AJ Soefihara. MM (Kordinator Nasional MKNU PBNU).

“Atensi peserta luar biasa, dalam 2 hari saja pendaftar sudah mencapai 100 orang. Dan hingga pelaksanaan kegiatan ini kami terpaksa menolak banyak pendaftar karena sudah tidak memungkinkan lagi kuotanya. Hanya sampai 220 orang” ungkap Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Ketua Pelaksana MKNU ke-2 Aip Saiful Mubarrok, SE.,MBA.

Aip juga mengatakan bahwa peserta MKNU ini terdiri dari berbagai latar belakang dari mulai Ulama, pejabat hingga politisi.

“Peserta MKNU kali ini ada juga peserta dari luar Tasikmalaya, ada dari Majalengka, Purwakarta bahkan dari PWNU Jawa Tengah. Selain itu latar belakang pesertanya juga sangat beragam, selain pengurus PCNU, MWC, Banom dan lembaga ada juga beberapa anggota DPRD, pejabat kemenag, KPUD, Bawaslu, Pengusaha, politisi bahkan 2 ketua partai tingkat Kabupaten yaitu Ketua DPC PKB dan PPP hadir dan mengikuti acara ini” terangnya menambahkan.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Tasikmalaya KH. Atam Rustam dalam sambutannya mengatakan bahwa Dirinya sangat bersyukur dengan antusias para pendaftar MKNU kali ini. Ini menunjukan ghirah para kader NU meningkat.

” Saya berharap dari MKNU ini akan banyak para kader/warga NU yang nantinya meneruskan kepengurusan NU di berbagai Tingkatannya. Saya meyakini bahka dengan MKNU, NU bisa semakin besar kedepannya” ungkap KH. Atam.

Baca Juga :  Satukan Pemuda, Kandaga Pilih Ketua Pengurus Majelis Bantarpayung

KH. Atam Rustam juga berharap MKNU ini bisa menambah wawasan, pengetahuan, dasar pengamalan, mengerti dan tertuju dalam berkhidmah di Jamiyyah Nahdlatul Ulama.

Sekretaris PWNU Jabar H. Asep Saepudin Abdillah dalam sambutannya menyatakan bahwa MKNU ini merupakan program prioritas PBNU pasca muktamar Jombang. Menurutnya Kaderisasi adalah keniscayaan, kaderisasi merupakan jantungnya organisasi, kalau kaderisasinya lemah maka organisasinya pun akan lemah.

“Sejak Muktamar Jombang Kaderisasi wajib bagi pengurus NU. Bahkan jajaran PBNU juga sudah mengikuti MKNU angkatan pertama” ungkap H. Asep

Hingga kegiatan berakhir, para peserta antusias mengikuti penyampaian hingga ditutup dengan pembaiatan.

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: