Opini

3 Fakta Unik Tentang Kentut

Berikut ini adalah tiga fakta unik seputar buang angin yang mungkin tidak Anda ketahui sebelumnya.

1.kentut baik untuk kesehatan

Ya, mencium bau kentut Anda sendiri (atau orang lain) dapat membawa manfaat kesehatan yang tidak main-main untuk tubuh. Setidaknya, begitu menurut hasil temuan studi terbitan jurnal Medicinal Chemistry Communications, dilansir dari Time. Temuan studi menyimpulkan bahwa gas hidrogen sulfida yang ditemukan dalam telur busuk atau gas kentut manusia bisa menjadi faktor kunci dalam pengobatan penyakit berkat fungsi protektifnya terhadap mitokondria.
Alasannya, ketika penyakit memaksa sel-sel tubuh untuk bekerja keras, sel akan menarik enzim untuk menghasilkan sejumlah kecil hidrogen sulfida guna melindungi mitokondria. Mitokondria pada dasarnya bertindak sebagai generator untuk pelepasan energi sel, dan tindakan melindungi mitokondria adalah pusat dari pencegahan beberapa penyakit tertentu, mulai dari kanker, stroke, arthritis, serangan jantung, hingga demensia.

2. Gas kentut adalah gas yang mudah terbakar

Gas kentut terdiri dari hidrogen, hidrogen sulfida, dan metana yang merupakan gas yang mudah terbakar, dan bisa menghasilkan api jika terpapar sumber api. Dengan energi panas dari sumber api, kelompok gas yang mudah terbakar ini akan bereaksi terhadap oksigen dari udara ruangan dan flatus untuk menghasilkan oksida dan air. Jadi hindarilah api menyala saat anda ketut
Dalam kasus yang jarang terjadi , penumpukan dari gas yang mudah terbakar di dalam usus telah menyebabkan ledakan selama operasi usus.
Walaupun begitu, sangat kecil kemungkinannya untuk bisa sukses membakar kentut Anda tanpa risiko cedera yang mengikutinya. Selain itu, gas kentut memiliki suhu yang sama dengan suhu dalam tubuh, dan tidak begitu panas untuk memulai pembakaran.

Baca Juga :  Peluang Dan Tantangan Pembangunan Desa Di Kabupaten Tasikmalaya Dalam Teori Consilience Hukum Dan Paradigma Konstruktif-Transgresif Anthon F Susanto
3. Kentut tidak selalu akibat masalah pencernaan

Buang angin atau kentut adalah penumpukan tekanan dari dalam perut yang dilepaskan dengan cukup kekuatan dorongan, yang bisa berasal dari berbagai sumber. Pelepasan udara dari bokong disebabkan oleh gas merembes ke dalam usus kita dari darah kita, dan beberapa gas adalah hasil reaksi kimia antara bakteri yang hidup dalam usus kita dan sisa makanan yang telah dicerna.
Beberapa jenis kentut juga bisa disebabkan oleh edema angioenetik dari ususnya atau sebagai efek samping dari sakit maag atau sembelit. Beberapa dari kasus buang angin, terutama yang tidak berbau, adalah akumulasi udara yang kita telan saat berbicara, menguap, mengunyah, atau minum.

Kentut dihasilkan oleh gerak peristalsis, rangkaian kontraksi usus guna menggerakkan sisa makanan menuju anus. Proses ini dirangsang oleh akitivitas makan, yang menjadikannya alasan mengapa kita merasa ingin buang air besar atau kentut setelah makan. Gerak peristalsis menciptakan zona tinggi tekanan yang memaksa segala isi usus, termasuk gas, untuk bergerak maju menuju tempat yang tekanannya lebih rendah, yaitu menuju anus. Gas lebih mudah bergerah dibanding komponen lainnya, dan gelembung-gelembung kecil bersatu menjadi gelembung udara yang lebih besar saat menuju “pintu keluar”.

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close