Peristiwa

7 Desa di Magetan Alami Krisis Air Bersih

MAGETAN – Tidak seperti tahun sebelumnya, sebanyak 7 desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih akibat musim kemaru yang panjang di tahun ini.

” Sumur warga di tujuh desa ini mulai kering, sebelumnya tidak pernah kering,” ujar Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Magetan Feri Yoga Saputra.

Menurut Feri, banyaknya penggalian sumur dalam untuk pengairan diduga menjadi penyebab desa terdampak kekeringan tahun ini di Kabupaten Magetan selain musim kemarau yang panjang. Pembangunan sumur dalam menyebabkan sumur warga menjadi kering, padahal sumur merupakan sumber air bagi warga.

“Rata-rata di wilayah Kabupaten Magetan itu tersedot dengan sumur dalam. Jadi sumur dalamnya lebih lancar, imbasnya kepada sumur warga,” imbuhnya.

Keseluruhan ada 10 desa di Kabupaten Magetan yang mengalami krisis air di musim kemarau tahun ini. Dari 10 desa tersebut, dihuni sebanyak 11.000 jiwa yang terdampak krisis air besih.

“Jadi totalnya ad 10 Desa yang terdampak kekeringan tahun ini. Jumlah jiwa yang terdampak diperkirakan mendekati angka 11.000 jiwa,” katanya.

Dari prakiraan cuaca BMKG diperkirakan hujan baru akan turun di Kabupaten Magetan pada pertengahan bukan November. Untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan, BPBD melakukan droping sebanyak 128.000 liter atau 18 mobil tangki air setiap hari kepada warga.

Penulis : Mesa
Sumber : Kompas

Baca Juga  Habib Riziq Ragukan Keislaman Prabowo?
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close