Akibat Jembatan Roboh, Aktivitas Warga menjadi Terhambat

MediaDesa.id – Jembatan Roboh di Desa Purwarahayu Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya Tepatnya Di Kampung Cibengang Dusun Sinargalih. Jembatan ini Menghubungkan dusun Sirnargalih dan Panguyuhan. Jalur tersebut sangat penting bagi sarana transportasi penduduk, karena dilintasi kurang lebih 2500 KK.
Perkiraan biaya perbaikan jembatan ini kurang lebih 150 Juta rupiah. Namun pembangunan jembatan ini tidak dapat dibiayai oleh dana desa, karena dana desa hanya bisa dialokasikan untuk membangun jalan-jalan lingkungan desa pemberdayaan, dan perekonomian masyarakat. Sedangkan jembatan statusnya jalan kabupaten bukan jalan desa. Akan menjadi penyalahgunaan anggaran manakala dana desa nanti dipakai untuk memperbaiki jalan kabupaten.
Menurut Usep Shud ( Kepala dusun Sinargalih ), Saya selaku pemerintah desa yang paling dekat dengan masyarakat sering sekali mendapatkan teguran dari individu maupun dari lembaga tokoh masyarakat dengan dalih dibiarkanya jembatan yang menghubungkan dusun sirnagalih dan dusun panguyuhan rusak parah. Sehingga aktivitas warga masyarakat desa sangat terganggu. Sebab jembatan tersebut tidak bisa dilalui olleh kendaraan roda empat, yang biasa mengakut barang matrial maupun barang-barang kebutuhan rumah tangga.

Pemerintah setempat dan masyarakat sudah pernah berusaha mencoba memperbaiki lewat swadaya masyarakat namun usaha itu, tidak bisa bertahan lama dikarenakan posisi jembatan yang sangat ruksak parah, sebatas mampu membuat jembatan darurat dari bahan bamdu dan kayu. Pemerintah/lembaga desa juga pernah mengajukan supaya status kepemilikan jalan dikembalikan lagi ke tingkat desa. Ini bertujuan supaya jembaan dan jalan di desa purwarahayu bisa segera dibangun oleh anggaran dana dari APBN.

Akan tetapi inisiatif itu belum bisa di-realisasikan, adanya larangan dari pihak pemerintah kabupaten dengan alasan pemerintah desa tidak berhak membangun jalan yang berstatus jalan pemkab apalagi dengan menggunakan dari dana desa. Memang status jalan yang sekarang dalam keadaan rusak parah statusnya masih dalam kelola pemkab, belum diserahkan kepada desa.
Menurut Cecep (tokoh pemuda), kalau kendala hanya di kepemilikan status jalan, kami selaku masyarakat Desa Purwarahayu meminta pemerintah pemkab supaya memberikan keleluasaan penuh kepada pemerintahan desa untuk membangun jembatan/jalan di Desa Purwarahayu menggunakan dana dari APBN, dengan cara memberikan status jalan yang dulunya milik pemkab ke tingkat desa lagi. Saya sendiri sangat menyayangkan atas kinerja pemkab tasikmalaya bapak bupati Tasikmalaya (UU Ruzhanul Ulum), dimasa kampanyenya beliau berjanji bahwa akan membangun semua jalan yang berstatus jalan kabupaten dengan program 1 km pertahun, tapi bagi kami warga Desa Purwarahayu, pada kenyataanya program itu hanya sebatas angin belaka yang tidak pernah kami rasakan.

loading...

“Kami memohon kepada semua instansi khusunya pemkab Tasikmalaya yang mempunyai peran penting dalam kebijakan infrastuktur, supaya membantu warga Desa Purwarahayu. Bagar bisa merasakan jalan/jembatan yang layak seperti di daerah-daerah lainnya. Karena kami juga warga masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang dipungut biaya pajak Bumi dan Bangunan punya hak sama untuk mendapatkan bantuan infrastuktur.” Pungkas Cecep. (Andi Ibnu Hadi)

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close