Peristiwa

Taman Alun-Alun Manonjaya Dipugar, Rp 1,4 Miliar Mubazir

TASIKMALAYA – Pembangunan Taman Alun-alun Manonjaya akhirnya dipugar pada Rabu, 14 November 2018. Taman seharga Rp 1,4 miliar itu diratakan bulldozer.

Sejumlah warga pun menyambut baik pemugaran tersebut karena selain Cagar Budaya, juga satu-satunya lapangan luas di Manonjaya.

Koordinator Forum Diskusi Terbuka Masyarakat Tasikmalaya, Nanang Nurjamil meninjau langsung jalannya pemugaran. Ia sangat setuju dipugar karena Alun-alun adalah cagar budaya yang dilindungi Undang-Undang.

“Kita lihat sedang dilakukan pembongkaran sesuai keinginan warga Manonjaya bahwa alun-alun dikembalikan ke semula. Ini Heritage atau cagar budaya yang menurut Undang-Undang No 11 2009 tentang Cagar Budaya memang tidak boleh diubah fungsinya,” kata Jamil.

Jamil pun berharap dipugarnya taman alun-alun ini menjadi pembelajaran semua pihak agar ada perencanaan matang sebelum dilakukan pembangunan.

“Satu koma empat miliar uang rakyat mubazir. Kedepan harus direncanakan sematang mungkin serta melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Jamil tak ingin ada yang saling menyalahkan tapi jadi bahan evaluasi bersama untuk Tasikmalaya lebih baik.

Pembangunan Alun-alun Manonjaya yang disulap menjadi taman sejak awal diprotes warga. Penolakan dilakukan sejak 2017 sampai akhirnya November 2018 dipugar kembali pemerintah. (Mesa)

Baca Juga  Live Streaming Musdes
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close