Peristiwa

Beredar Video Penculikan Anak SD di Cintaraja

TASIKMALAYA – Jumat siang 21 Februari 2020, beberapa grup aplikasi perpesanan WhatsApp tiba-tiba banyak notifikasi pesan yang memberitakan telah terjadi penculikan anak SDN Cintaraja 1, Kabupaten Tasikmalaya. Namun karena anak teriak maka usaha penculik gagal dan jadi bulan-bulanan warga setempat yang mendengar teriakan anak tersebut.

” Waspada ,nembe di Singaparna di SDN cintaraja 1 murangkalih bd di culik tos di lebetken kana mobil mung kabujeng ka penak ku masa murangkalih kabujeng ngagorowok “, begitu dalam pesan WhatsApp yang beredar.

Namun setelah ditelusuri, menurut warga yang berdekatan dengan SDN Cintaraja, Aip Saipul Mubarok, di tempat tinggalnya tidak ada apa-apa.

” SDN 1 Cintaraja lokasinya dekat rumah saya. Dari pagi-pagi tidak ada keramaian, malahan kantor desanya dekat masjid, sebelum ke masjid lewat kantor desa, disana juga tidak banyak warga berkerumun” kata Aip.

Setelah mengonfirmasikan ke Polsek Singaparna, berita tersebut tidaklah benar.

” itu tidak pernah terjadi, dan kalau dilihat dari nomor dan kode telepon yang tertera pada Mobil Patroli Polisi itu kode wilayah Pelabuhan Ratu Kota Sukabumi, kami akan mencoba menghubungi rekan”, jelas Kapolsek Singaparna AKP Sutopo Kresno.

Menurut keterangan pihak kepolisian kejadian itu adalah tindak asusila, bukan penculikan, dan tidak terjadi di Cintaraja, Singaparna.

Pada hari jumat 14 Februari 2020 pukul 12.45 WIB. di Kp. Pondok Tisuk Desa Ciheulang Tonggoh RT 03/ RW 04 Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi telah terjadi tindak asusila memperlihatkan kemaluanya kepada anak-anak, terhadap anak SD 3 Ciuhelang Tonggoh yang dilakulan oleh saudara :

Nama: inisial A
TTl :16 8 1990
Kelamin: Laki-laki
Alamat: Desa Betung Kecamatan Semendawai Barat Oku Timur.

Penulis : Mesa

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Pabrik Kayu di Ciamis Terbakar
error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: