Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas DPRD Banjar Rp 3 Miliar Disoal

BANJAR – Besaran biaya Perjalanan Dinas DPRD Kota Banjar yang tercantum dalam APBD Perubahan 2019 disoal sejumlah masyarakat.

Salah satunya Aktivis Aksioma Rakyatis Kota Banjar, Dodi Sumoharyadi yang merasa tidak habis fikir karena Rp 3 Miliar dihabiskan dewan hanya untuk perjalanan dinas.

“Padahal kerja efektif dewan hanya dua bulan. Artinya satu bulan menghabiskan satu milyar setengah sejak November,” kata Dodi, Senin, 3 Desember 2018.

Menurut Dodi, jumlah anggota dewan sebanyak 25 orang. Jika dibagi 25 ditambah pengiring dari setwan sekira Rp 60 jutaan per orang.

“Saya jadi curiga jangan-jangan hanya siasat saja,” ujarnya.

Untuk itu, Dodi merasa DPRD tidak merasakan kondisi masyarakat yang sebetulnya kalau dialokasikan ke kebutuhan lain akan lebih bermanfaat.

Salah seorang Pendiri Kota Banjar, H. Yayat Kisman pun menilai DPRD Kota Banjar sekarang tidak mencerminkan sebagai lembaga aspirasi masyarakat. Hal itu terbukti dengan perjalanan dinasnya menghabiskan Rp 3 miliar.

“Pan lieur jang ngabiayaan iinditan maranehana nepi ka tilu milyar jang dua bulaneun mah,” ucapnya melalui Whatsapp.

Meski demikian, Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Kalyubi membantah bahwa besaran Rp 3 miliar itu bukan untuk perjalanan dinas saja tetapi ada biaya rutin lain yang wajib masuk dalam anggaran tersebut.

“Kalau diakumulasi memang ya sampai tiga milyar. Itu pun karena diakumulasi dengan urusan wajib ke Sekwanan,” kata Dadang.

(Yudi)

Baca Juga :  PMII, "Jangan Euporia Pak Ade. Ingat Visi Misi"
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close