Peristiwa

Buku Menemani Minoritas Membuka Kesadaran Pentingnya Menjaga Keberagaman

TASIKMALAYA – Bedah Buku Menemani Minoritas karya Ahmad Najib Burhani Tokoh PP Muhammadiyah digelar di aula SMA Al-Walid Tenjowaringin Salawu pada Minggu (13/10/2019)

Ahmad Najib Burhani mengatakan bahwa buku yang ia tulis berisi tentang beberapa klarifikasi terkait Ahmadiyah yang selama ini disalahartikan oleh masyarakat.

“Buku ini berisi tentang beberapa klarifikasi tentang Ahmadiyah dan beberapa pemahaman yang selama ini difahami oleh masyarakat yang mungkin tidak pas dengan Ahmadiyah” ujarnya saat ditemui usai acara.

Menurutnya dalam buku tersebut juga dibahas beberapa persoalan lain yang dibahas terutama mengenai perlunya memberikan perhatian kepada minoritas.

“Kelompok minoritas itu perlu mendapatkan perhatian yang selama ini mungkin terabaikan, dan terkesan ada pembalikan pemaknaan dari minoritas”

Najib juga mengatakan bahwa tujuan diterbitkannya buku Menemani Minoritas ini adalah untuk mengangkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersama di dalam masyarakat yang majemuk.

“Tujuan diterbitkannya buku ini adalah mengangkat kesadaran kita terkait berbagai minoritas yang ada di dunia, dan paradigma dari sebagian masyarakat yang tidak berkehendak untuk hidup bersama dengan komunitas yang berbeda di tengah-tengah masyarakat, dan hal itu harus kita sadari bersama dan harus terus kita advokasi tentang pentingnya hidup bersama di dalam masyarakat majemuk dan beragam”

Najib menghimbau kelompok minoritas agar dapat berbaur dengan kelompok lain dan ikut menyuarakan solidaritas terhadap minoritas kepada masyarakat.

“Saya kira mereka (Kelompok Minimalis) perlu bersama-sama yah, pertama berkolaborasi dengan berbagai kelompok, bertanggung jawab juga terhadap nasibnya, dan saya rasa pemahaman keliru terkait Ahmadiyah ini sudah menyebar sehingga meskipun di sebagian wilayah mereka mayoritas tapi d tempat lain menjadi minoritas sehingga mereka perlu membantu menyuarakan solidaritas terhadap minoritas ke khalayak umum”

Baca Juga :  Barisan Muda Persis Tasikmalaya Konvoi Kutuk LGBT

Ia berharap dengan terjaganya keberagaman di Indonesia dapat berdampak pula terhadap minoritas Muslim di negara lain.

“Saya berharap minoritas Islam di negara lain juga mendapatkan perhatian dari kelompok tertentu, jadi kita saling mempunyai kesadaran untuk hidup bersama” pungkasnya.

Asep Rizal As’ari Ketua Forum Bhineka Tunggal Ika mengapresiasi acara ini dan berharap ada lebih banyak komunitas yang terlibat di dalamnya.

“Hal seperti ini harus lebih sering dilakukan, dan harus lebih banyak lagi pihak yang diajak untuk ikut serta, artinya jangan hanya FBTI dan JAI saja tetapi memberikan pemahaman kepada komunitas yang lain juga penting sehingga kita tidak hanya diterima oleh komunitas kita saja”

Asep juga berharap acara seperti ini bisa terus berlanjut sebagai ikhtiar kita untuk menyebarkan rasa keberagaman.

“Mudah-mudahan acara diskusi seperti ini bisa terus berlanjut sebagai bentuk siar, proses dan ikhtiar kita untuk menyebarkan rasa keberagaman yang selalu kita suarakan” pungkasnya.

Penulis: Budi

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: