Peristiwa

Caleg PKS yang Divonis 4 Bulan itu Akhirnya Dieksekusi Denda Rp 10 Juta

CIAMIS- Calon anggota legislatif (caleg) dari PKS Azmi Zaidan Nasrullah (21) yang sempat heboh dan divosi 4 bulan penjara akhirnya hanya divonis denda setelah keputusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Bandung. Azmi didampingi pengacaranya menyerahkan uang denda Rp 10 juta. Caleg dari PKS nomor urut 9 Dapil Ciamis 1 itu tiba di Kejari Ciamis didampingi dua penasehat hukumnya, Jumat (24/5/2019) siang sekitar 09.00 WIB.

Eksekusi denda tersebut disaksikan oleh Ketua Bawaslu Ciamis, Uce Kurniawan dan Iptu Asep Misman dari Polres Ciamis. Mereka diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juliarti SH dan Hj Herlina SH.

Menurut penasihat hukum Azmi Zaidan, Yudhi Riadi, majelis hakim PN Ciamis menjatuhkan vonis bersalah terhadap kliennya dalam sidangnya Rabu (8/5/2019).

Caleg PKS Dapil Ciamis 1 terbukti bersalah melakukan kampanye di lembaga pendidikan PAUD yang juga tempat layanan Posyandu. Azmi diganjar hukuman 4 bulan penjara dan denda Rp 10 juta subsidier 2 bulan kurungan.

Merespons putusan itu, Azmi mengajukan banding. Azmi Zaidan didampingi penasehat hukumnya resmi mendaftarkan banding pada 11 Mei lalu dan menyerahkan memori bandingnya setebal 11 halaman. “Hari Rabu (22/5/2019) Pengadilan Tinggi Jabar sudah memutuskan perkara Azmi,” ujar Yudhi Riadi.

Pengadilan Tinggi Bandung (Jabar) menyatakan Azmi terbukti secara sah melakukan tindak pidana dengan sengaja melanggar larangan kampanye di tempat pendidikan sesuai dengan dakwaan tunggal JPU. Pengadilan Tinggi pun mengukuhkan putusan PN Ciamis, yakni menjatuhkan pidana penjara 4 bulan.
Meski begitu, Azmi Zaidan, tak perlu masuk penjara kecuali kalau ia melakukan tindak pidana (dengan keputusan hakim) selama 1 tahun masa percobaan.

Pengadilan Tinggi pun memerintahkan Azmi Zaidan membayar denda Rp 10 juta subsidier 2 bulan hukuman kurungan. “Putusan Pengadilan Tinggi tersebut bersifat tetap (Inkraacht van gewidjse). Dalam pidana pemilu tidak dikenal kasasi. Jadi, putusan PT tersebut sudah inkraacht,” katanya.

Baca Juga :  Aminudin, Orang Tua dari Ketua PJI Aceh Tutup Usia

Putusan PT tersebut, kata Yudhi, Azmi tinggal menjalani hukuman percobaan (tidak dipenjara, kecuali bila dalam masa percobaan 1 tahun melakukan tindak pidana) dan membayar dengan Rp 10 juta. “Denda Rp 10 juta sudah dibayar tadi siang. Disaksikan langsung oleh Gakumdu ( Bawaslu, kepolisian dan kejaksaan),” jelas Yudhi. (dab)

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: