Cara Mudah Tanam Anggur di Pekarangan Rumah

oleh -

MediaTani – Masa Pandemi membuat banyak orang mulai menjalankan berbagai macam hobi di rumah, salah satunya adalah menanam buah anggur. Belakangan ini berbagai macam jenis bibit anggur menjadi incaran masyarakat Indonesia, salah satunya adalah anggur akademik.

Apa itu Anggur Akademik?

Bibit anggur akademik pertama kali ditemukan di Ukraina, sebuah negara di Eropa timur yang berbatasan dengan rusia. Bibit buah anggur akademik akan tumbuh dengan baik pada dataran tinggi, namun cukup mudah beradaptasi di dataran rendah, bahkan daerah beriklim panas, seperti di Indonesia.

Anggur akademik merupakan jenis anggur meja dari ukraina. Anggur ini popular karena bentuk buahnya yang menatik, yakni bentuknya yang bulat lonjong dengan panjang sampai 18-20 cm dan kulitnya memiliki warna hitam ketika matang, dan memiliki gradasi dua warna hijau dan hitam saat buahnya masih muda.

Jenis bibit anggur akademik memiliki tinggi tanaman, idealnya 15 cm sampai 50 cm. Buahnya memiliki tekstur daging kering dan rasa yang sangat manis, dengan variasi sedikit rasa masam.

Hasil pengukurannya dengan refaktometer, tingkat kemanisan anggur akademik mencapai kisaran antara 17 samapi 18 briks. Cukup jauh jika dibandingkan dengan kemanisan anggur jenis pada umumnya yang hanya mencapai pada angka 12 sampai 14 briks saja.

Bibit buah anggur akademik akan tumbuh dengan baik pada dataran tinggi, namun cukup mudah beradaptasi di dataran rendah, bahkan daerah beriklim panas, seperti di Indonesia. Bibit buah anggur akademik idealnya memiliki masa produktif 1-2 tahun dan akan mencapai puncak produksinya, setelah berumur 4 tahun.

Namun…

Anggur akademik masih terbilang jarang ditanam di pekarangan rumah. Buah ini lebih sering ditanam di tanah perkebunan yang cukup luas untuk dibudidayakan pada skala bisnis. Hal ini karena tingginya permintaan anggur akedemik, tapi persediaannya di Indonesia masih terbatas. Tak heran, budidaya buah anggur akademik bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Baca Juga :  LPPNU Ciamis Dampingi Perhutanan Sosial KTH Gordahsari

Bagaimana Cara Menanam Anggur di Pekarangan Rumah?

Sebelum menanam, Anda harus membuat lubang tanam berukuran 60 cm × 60 cm × 50 cm. Anda harus membuat bedengan atau parit agar tanaman anggur tidak digenangi oleh air ketika curah hujan sedang tinggi.

Berikan para-para di sekitar lubang tanam setinggi 2,5—3 m. Para-para tidak boleh dibuat terlalu rendah karena bisa menyebabkan kondisi lingkungan menjadi lembap. Namun, para-para juga tidak boleh dibuat terlalu tinggi karena akan menyulitkan proses perawatan.

Di dalam lubang tanam diberikan pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1:1. Setelah itu, biarkan selama dua minggu sebelum ditanam. Anda juga bisa menambahkan kapur dolomit serta insektisida jika diperlukan seminggu sebelum ditanam.

Jika Anda menanam tanaman anggur di dalam pot, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah siapkan pot dan media tanamnya. Pot yang digunakan harus proporsional dengan ukuran tajuk tanaman selama hidupnya agar tidak menyebabkan tanaman roboh ketika sudah dewasa. Sementara itu, media tanam anggur yang baik bisa Anda baca di sini.

Media tanam anggur yang baik menggunakan bokashi, pasir, dan tanah. Namun, jika Anda kesulitan untuk mendapatkan bokashi, Anda bisa menggunakan pupuk kandang yang sudah terfermentasi dengan baik.

Setelah pot dan media tanam tersedia, Anda sudah bisa memasukkan bibit ke pot dan pasang penyangga sebagai tempat rambatan tanaman anggur.

Referensi : Diambil dari beberapa artikel di pertanianku, bibitbuahku.
Foto : Daunku

Berikan komentar