Wisata

Curug Ciparay Cigalontang Butuh Sentuhan Pemerintah

TASIKMALAYA,- Destinasi wisata hari ini masih dominan ke alam. Jika dikelola baik, bukan hanya menghasilkan Pendapatan Daerah tapi bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Contoh dengan Curug Ciparay di Desa Parentas Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya yang kalau dikembangkan akan membuka denyut nadi ekonomi baru.

Dua air terjun setinggi 80 meter diantara Gunung Karacak dan Dinding Ari Gunung Galunggung menawarkan pesona keindahan yang begitu asri. Ditambah gemercik air yang terdengar jelas dari kejauhan.

Maka tak heran, sudah berdiri warung-warung dengan parkir cukup luas agar lambat laun menarik wisatawan meski untuk sekedar mencari latar swafoto berlatar elegan.

Agar sampai ke Curug Ciparay, pengunjung harus melewati Jalan Singaparna kemudian belok menuju Leuwisari arah Sariwangi yang sudah mulus. Namun tiba di Desa Cidugeulan sampai Desa Parentas menjadi bebatuan sehingga tidak sembarang kendaraan masuk karena lebih pas kalau mengendarai roda dua maupun roda empat berjenis off road.

Tak hanya itu pengunjung juga harus jalan kaki, turun ke lembah terjal dengan kemiringan 45 derajat. Dengan tanah licin dan curam perlu ketangkasan khsusus agar bisa kembali pulang.

Setiba di lokasi pula harus melewati jembatan bambu sepanjang 10 meter dengan aliran sungai dibawahnya, sehingga banyak sekali wisatawan yang enggan kesana.

Meski demikian upaya masyarakat dalam membuka akses jalan terus dilakukan. Bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), berusaha keras menyamankan pengunjung meski sudah 10 tahun tak pernah disentuh Pemerintah.

Padahal jika akses jalan saja diperbaiki, curug tersembunyi itu lambat laun akan menguak potensi wisata baru di Kabupaten Tasikmalaya. (Doni Sutriana)

Baca Juga  Geliat Desa Kersamaju Tasikmalaya Kembangkan Kawasan Bumi Perkemahan
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close