©mediadesa.id
(0265) 7521140 mediadesa.id@gmail.com
Selasa, Mei 21, 2019
Desa

Dampak Pemekaran, Dua Desa Di Ciamis Rawan Bentrok

CIAMIS – Pemekaran selalu menyisakan persoalan aset. Apalagi jika yang dimekarkan sebuah desa yang kalau tidak ditangani serius akan menimbulkan bentrok massa.

Seperti di Ciamis, dua desa yakni Desa Karangpaninggal Kecamatan Panawangan dan Desa Sadewata Kecamatan Lumbung selalu bersitegang akibat rebutan pengelolaan lahan Gunung Terong. Bahkan sempat memuncak karena saling klaim siapa yang berhak mengelola lahan gunung tersebut.

Rebutan lahan ini menarik perhatian Ketua Umum PeCi (Penggerak Cinta) Desa Kabupaten Ciamis, Dhika Hardhika. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Ciamis lebih serius melakukan pemetaan partisipatif.

“Terus terang ini akibat belum adanya kejelasan SK Pemekaran dari Pemkab Ciamis. Jadinya kedua desa saling klaim lahan,” kata Dhika, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Menurut Dhika, Pemkab Ciamis harus serius melakukan pemetaan desa secara menyeluruh. Pasalnya banyak kebijakan Pemkab yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Untuk itu, jika Pemkab membuat profil desa ideal, tentu akan mengetahui batas wilayah secara kultur sosial masyarakat sekitar.

“Kalau ada profil desa yang ideal serta dikaji dari unsur historis dan sebagainya, tentu setiap pemekaran senapas dengan keinginan masyarakat. Karena tidak senapas itu maka wajar ada gesekan dimasyarakat desa,” ujarnya.

Dhika pun menganalogikan, semisal ada seorang medis menangani pasen tanpa melakukan pemeriksaan dan observasi, maka akan salah dalam mengobati pasen.

“Ini akibat tak ada profil desa itu sehingga yang muncul saling klaim,” tuturnya. (Miftah)

  • 111
    Shares
Baca Juga  Warga Desa Tanjungsukur Laporkan Penyimpangan Dana Desa ke Kejari Ciamis

7 Comments

  1. Memang benar, tidak semua desa punya profil desa yg ideal. Akhirnya pembuatan RPJMDes dan RKPDes kurang sesuai dg kebutuhan masyarakat. 2019 Semua desa harus bisa menggali semua potensi dg serius dan totalitas.

Tinggalkan Balasan