Peristiwa

Datangi DPRD, Karyawan PD Pasar Tasik Tuntut Kejelasan Status

TASIKMALAYA – Sedikitnya 50 karyawan PD Pasar Resik Kota Tasikmalaya mendatangi DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis 11 Oktober 2018. Mereka meminta kejelasan status PD Pasar yang sempat jadi wacana akan dibubarkan.

Direktur PD Pasar, Asep S Kuasaeri memimpin langsung jalannya audiensi yang diterima Komisi 2 diruang Banmus DPRD.

“Jujur kami berharap agar Pemkot memberi keputusan pasti apakah PD Pasar akan dibubarkan atau tidak ?. Jangan jadi bola liar terus karena telah mengganggu psikologi kami,” kata Asep.

Menurut Asep, pernah ada evaluasi enam bulan dari Februari hingga Agustus tentang ini yang hasilnya nihil. Bahkan regulasi yang dipakai kadaluarsa sehingga banyak masyarakat yang bertanya ketika kenaikan tarif diberlakukan.

“Kemudian aset yang diberi Pemkot juga tidak jelas ketika dibangun pasar baru, padahal di perda hanya ada tujuh pasar sehingga penambahan pasar bertabrakan dengan perda,” ujarnya.

Untuk itu, Asep bersama karyawan lain meminta kejelasan pemerintah karena ada 100 karyawan yang dibawahi yang kalau diberhentikan harus mendapat perhatian pemerintah pula.

Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tasikmalaya, Dede Muharam bahwa DPRD terus berdiskusi terkait kejelasan nasib PD Pasar ini dengan pemerintah terutama Wali Kota Tasikmalaya.

Dan diakui Komisi 2, belum ada penanganan serius dari Wali Kota dalam menyelesaikan PD Pasar ini, termasuk dibentuk tim monev namun belum ada kinerja jelas bahkan dikeluhkan karena tindakan tim monev belum pernah turun kebawah.

“Maka kami DPRD juga akan terus mendorong kejelasan PD Pasar jangan sampai jadi bola liar terus yang menggangu psikologi PD Pasar,” tuturnya.

Dede pun optimistis masalah PD Pasar cepat selesai kalau ada keseriusan Wali Kota.

Sebelumnya, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengaku dilema terkait wacana pembubaran PD Pasar Resik. Menurutnya, keputusan perusahaan daerah itu dilikuidasi atau tidak, masih harus menunggu hasil dari tim Evaluasi.

Baca Juga  Kembali Pengikut Nabi Sensen Muncul Di Garut

“Tim evaluasi belum ada laporan ke saya, nantilah kita masih harus masih mengevaluasi,” ujarnya usai meresmikan Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2017 di Indihiang, Kamis, 5 April 2018 lalu. (Miftah Hurrizqi)

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close