Peristiwa

Dewan Syuro FPI Dilaporkan ke Polisi Karena Hina NU

TASIKMALAYA – Jumat 8 November 2019, GP Ansor Kecamatan Tamansari melaporkan dugaan Penghinaan dan Pencemaran nama baik Terhadap Nahdlatul Ulama yang diduga dilakukan oleh H Nurul Mubin salah satu Dewan Syuro FPI Kota Tasikmalaya.

Pasalnya dalam pengajian yang diselenggarakan di salahsatu mesjid di Kecamatan Tamansari, saudara Nurul Mubin menyebarkan Selebaran yang berisi ajakan untuk keluar dari NU.
Isi selebaran tersebut adalah : Sudah saatnya semua habaib dan ulama bersama umat islam aswaja keluar berbondong bondong dari NU dan Banser, karena NU dan Banser sudah jadi RUMAH BESAR LIBERAL dan ANEKA ALIRAN SESAT, semua umat islam non NU untuk beramai ramai menolak NU dan Banser serta melarang acara NU di wilayah Non NU karena NU dan Banser terus menerus mempersekusi dan mengusir para habaib dan ulama non NU serta bubarkan acara non NU di wilayah yang diklaim sebagai wilayah NU. Ini penting dilakukan agar NU paham dan sadar bahwa NU bukan lagi Rumah besar Aswaja dan mereka bukan pemilik NKRI sendirian.

Ini selebarannya :

Menurut Pelapor, Deri Supangkat menjelaskan bahwa dirinya secara pribadi dan organisasi merasa tersinggung dengan adanya selebaran tersebut, dan seolah-olah selebaran tersebut mau memecah belah masyarakat Tamansari.

” Harapan saya pelaku harus bertanggung jawab atas selebaran tersebut, dan meminta kepolisian untuk secepatnya menangkap pelaku tersebut” kata Deri.

Penulis : Mesa

Baca Juga  Isu Server Diretas, Viryan : IT KPU Bukan Dasar Penetapan Hasil Pemilu
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close