Budaya

Di Desa Ini, Pasangan yang Akan Menikah Harus Menanam Bibit Tanaman

BLITAR – Unik, upaya reboisasi yang inovatif di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Desa mewajibkan kepada calon pengantin yang akan menikah menyerahkan bibit tanaman untuk menghijaukan areal sekitar embung di desa itu.

Kesepakatan bersama itu sudah mulai diterapkan sejak tahun 2015. Lalu menjadi Perdes Pelestarian Lingkungan Alam No 06 Tahun 2016. Sistem yang diterapkan, pada saat calon pengantin mengurus surat pengantar dari desa, mereka wajib menyerahkan empat batang bibit tanaman.

loading...

“Untuk surat pengantar pemohon calon manten, pemdes tidak memungut biaya. Akan tetapi untuk pelestarian alam calon manten wajib memberi tanaman dan pelepasan burung liar serta tabur ikan di sungai, seikhlasnya,” kata Kades Kemirigede, Hari Purnawan. Dikutip dari detikcom, Kamis (28/11/2019).

Diupayakan untuk jenis tanamannya adalah bunga dan tanaman hias. Bibit tanaman itu nantinya akan ditanam di areal embung yang berada di desa itu.

“Perangkat desa dan karang taruna yang akan nanam di sekitar embung. Kami punya satu embung dengan luas sekitar satu hektare,” imbuhnya.

Salah satu pemanfaatannya utamanya adalah untuk sumber irigasi pertanian dan rencananya akan dibuka sebagai obyek wisata. Karena di pinggiran embung telah ditanam beberapa pohon seperti tabebuya, kemiri, beringin dan lain-lain.

Sedangkan untuk pelepasliaran burung dan ikan, menurut Hari, sifatnya seikhlasnya. Mereka biasanya melepasliarkan burung atau ikan usai ijab kabul. Atau saat hari perkawinan.

“Kalau burung sama ikan, biasanya dilepasliarkan di sekitar rumah masing-masing. Dan jumlahnya gak ditentukan, seikhlasnya,” tuturnya.

Upaya penghijauan ini mendapat dukungan warga. Para calon pengantin tidak merasa keberatan dengan aturan yang diterapkan di desanya. Seperti pengakuan, Roni Indrianto, satu di antara calon pengantin yang meminta surat pengantar dari desa.

Baca Juga :  Merawat Warisan di Tengah Derasnya Budaya Impor

“Selain untuk penghijauan, ini juga mencegah pungli dan sangat transparan. Selain itu untuk membeli bibit tanaman ini juga nilainya tidak memberatkan kami. Jadi malah senang dengan adanya aturan ini,” pungkasnya.

Penulis : Mesa
Sumber : Detik

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close