Disbudpora Ciamis Teliti Sususunan Batuan Diduga Candi

oleh -
Disbudpora Ciamis Lakukan Penelitian Susunan Batuan

CIAMIS – Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis melakukan peninjauan terhadap laporan masyarakat tentang penemuan susunan batuan di Kawali Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Tulis Humas Ciamis dalam channel Youtube-nya. Lokasi tersebut tepatnya di Desa Sukaraharja, Kecamatan Lumbung, berbatasan dengan Desa Cikupa.

Awalnya merupakan laporan dari masyarakat dan kemudian Disbudpora Ciamis Kamis 16 Januari 2020 melakukan cek ke lokasi tersebut. Video ini kemudian viral di masyarakat, bahkan banyak warga penasaran dan datang ke lokasi untul melihat kebenarannya. Lokasinya di hutan, lumayan jauh dari permukiman warga.

Sekilas, susunan batuan itu bentuknya mirip seperti bangunan candi. Pohon kiara yang berada di dekatnya dan berukuran cukup besar serta beberapa pohon lain tumbuh persis di atas batu susun. Jika dilihat lebih dekat, jelas batu yang bersusun tersebut berada di bawah bukit, dekat dengan persawahan warga.

Di video, petugas dari dinas menjelaskan beberapa bagian yang tampak mirip gerbang dengan tinggi sektar dua meter. Selain itu juga batu susun yang diduga bagian dari pilar yang kokoh meski kondisinya tampak sudah terkikis oleh waktu.

Menurut warga sekitar sebetulnya dari dulu warga disana sudah tahu keberadaan susunan batuan tersebut, akan tetapi jarang yang mengunjungi. Setelah viral di media sosial, banyak mendapat perhatian. Terlebih sekarang sedang heboh berita Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire dan Kesultanan Selaco.

Sebelum diteliti, warga sekitar merekam lalu mengunggah videonya di media sosial, dan mendapat tanggapan dari Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis. Tim yang dipimpin Kadisbudpora Erwan langsung mendatangi lokasi batu susun. Setelah melihat lingkungan serta kondisinya, mereka menempel tulisan Disbudpora Kabupaten Ciamis, 16 Januari 2020.

Baca Juga :  Pilkades Serentak 9 Desa di Ciamis Harus Etis

Erwan mengusulkan agar Pihak yang berwenang dalam hal ini Balai Arkeologi Bandung serta Balai Pelestarian Cagar Budaya agar melakukan kajian lebih mendalam untuk memastikan apakah batu bersusun tersebut memiliki nilai hitrois, peninggalan sejarah atau bukan.

Hal serupa juga disampaikan Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana yang minta agar Disbudpora Ciamis menindaklanjuti batu susun yang viral. Untuk memastikan batu susun, harus dilakukan penelitian arkeologi. Sabtu (18/1/2020) Nanang juga langsung melihat batu susun.

Penulis : Mesa

Berikan komentar