Ditalqin Dzikir, Ketua Umum PKB Jadi Ikhwan TQN PP Suryalaya

oleh -

TANGGERANG-Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ditalqin dzikir di Pesantren Peradaban Dunia Jagat Arsy, Tanggerang, Sabtu (12/10/2010). Cak imin sapaan akrabnya ditalqin dzikir oleh Abah Jagat Al Khoolish  Wakil Talqin Mursyid TQN Suryalaya silsilah ke 38. .

“Alhamdulillah Bersyukur Berterimakasih SepenuhLangit Dan Bumi , Setinggi Suryalaya , Sedalam Sirnarasa Talqin Dzikir Gus Muhaimin Iskandar Berjalan Lancar,” kata Abah Jagat. Talqin dzikir Cak Imin ini Untuk Kebangkitan Bangsa Indonesia.

Cak Imin kini menjadi ikhwan TQN PP Suryalaya dan meyatakan akan membumikan dzikir ke seluruh warga PKB, sebab dengan berthoriqoh atau mempunyai guru rohani bakal membawa kedamaian hidup. “Talqin dzikir itu bukan ketika kita sedang sekarat, tapi harus pada masa hidup,” katanya.

Untuk mengenal lebih jauh Muhaimin Iskandar inilah profil singkatnya

Muhaimin Iskandar, yang akrab dipanggil Gus Imin atau Cak Imin, lahir di Jombang, Jawa Timur 24 Sepetember 1966. Ayahnya adalah Muhammad Iskandar, guru di Pondok Pesantren Manbaul Ma’arif, Jombang, Jawa Timur.

Cak Imin, menyelesaikan pendidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri Jombang dan Madrasah Aliyah Negeri I Yogyakarta. Lulus dari Aliyah tahun 1985, Muhaimin melanjutkan pendidikan sarjananya di FISIP UGM dan selesai pada usia 26 tahun. Ia melanjutkan masternya 10 tahun kemudian di Universitas Indonesia (UI) bidang komunikasi dan lulus pada tahun 2001.

Sejak duduk dibangku kuliah, Muhaimin aktif di tempat-tempat diskusi dan juga aktif di pergerakan mahasiswa. Dia bergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan terpilih menjadi ketua cabang PMII Yogyakarta pada 1994-1997. Selain itu, dia juga aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Karier politik Muhaimin bersamaan lahirnya Era Reformasi. Pada saat itu, tahun 1998, ia bersama tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama termasuk Abdurrahman Wahid mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan ia ditunjuk sebagai sekretaris Jenderal (Sekjend).

Baca Juga :  Generasi Muda Bergerak, Mengawal Misi Islam Rahmatan Lil Alamiin.

Pada pemilu 1999, Muhaimin terpilih sebagai anggota DPR RI dari partai PKB. Di lembaga legislatif tersebut pada usia 33 tahun, seperti ditulis di situs DPR, dia menjadi Wakil Ketua DPR RI 1999-2004. Dia termasuk pimpinan termuda di DPR yang pernah ada saat itu.

Kariernya terus meroket, seiring menjadi ketua umum PKB. Bersamaan dengan itu, pada pemilu 2004, Muhaimin terpilih kembali menjadi anggota DPR dan kembali menjadi Wakil Ketua DPR RI 2004-2009. Pada pemilu berikutnya, Muhaimin sukses untuk ketiga kalinya menjadi anggota DPR dan kali ini dia diminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyo menjadi menteri tenaga kerja dan Transmigrasi 2009-2014.

Di pengujung jabatan menterinya berakhir, pada tahun 2014, Muhaimin secara aklamasi terpilih kembali sebagai ketua umum PKB. Dia dianggap berhasil menaikkan suara pemilu PKB pada tahun 2014. Keberhasilannya berlanjut, saat Muhaimin mengantarkan kader-kader PKB menjadi menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo 2014-2019. Dan kini adalah wakil ketua DPR-RI. (dab)

Berikan komentar