Agenda

Donor Mata, Bakti Kemanusiaan Warga Ahmadiyah

MediaDesa.idCIPATUJAH. Saat dinginnya pagi masih menyelimuti Desa Tenjowaringin, beberapa kendaraan bersiap untuk menuju Pantai Cipatujah, Selasa (10/7/2018).

Sebuah acara liburan keluarga dirancang sejak beberapa hari sebelumnya. Tak lama selepas doa berssma rombonganpun bergerak meninggalkan desa berwarga mayoritas Muslim Ahmadi ini dengan penuh keringan.

Tidak lama berselang, kisaran satu jam perjalanan, berita duka tiba di Tenjowaringin. Bapak Dudu Abduloh meninggal secara mendadak saat rombongan belum sampai melewati Sukaraja, Tasikmalaya.

loading...

Serangan jantung akut menjadi sebab kepergian almarhum.

Setelah mendapatkan kepastian secara medis maka perwakilan keluarga menghubungi Ketua Keluarga Donor Mata (KDM) Tasikmalaya, Dodi Kurniawan sekira pukul delapan pagi.

“Almarhum adalah anggota calon donor mata. Mohon agar niat almarhum berdonor bisa terwujud”, mohon Pak. Adin Rustandi mewakili keluarga via telepon.

Dodi mengatakan, Desa Tenjowaringin merupakan desa dengan warga calon donor mata terbanyak ke-dua se Indonesia setelah Desa Manislor di Kuningan.

“Tenjowaringin sudah mencatatkan 11 orang anggota KDM-nya berhasil mendonorkan kornea mata. Jumlah anggota yang telah berdonor di Tasikmalaya sudah mencapai 23 orang, adapun jumlah anggota KDM Tasikmalaya sebanyak 1.700 calon donor dan 1.300 diantaranya adalah warga Desa Tenjowaringin”, kata Dodi.

Lima jam setelah ketua KDM Tasikmalaya kordinasi dengan RSM Cicendo Bandung, tim dokter pun tiba di rumah duka untuk melaksanakan eksisi kornea mata almarhum.

Kemacetan minor di beberapa titik antara Bandung-Garut sedikit menghambat perjalanan. Sebenarnya di Tenjowaringin sendiri sudah ada tenaga paramedis yang terlatih untuk melakukan eksisi, namun belum tersedianya peralatan dan perlengkapan eksisi menjadi kendala untuk melaksanakan secara mandiri.

Proses eksisi sendiri berjalan relarif cepat. Sekira pukul 13.50 keseluruhan proses pengangkatan kornea mata berhasil dengan lancar.

Baca Juga  Jelang HUT Bhayangkara Polres Aceh Selatan Bersih-bersih

Menurut Dodi, sejak donor kornea yang pertama pada tahun 2016 lalu, selalu ada kesan heran bercampur kagum terpancar di wajah tim medis RSM Cicendo bekenaan dengan antusiasme warga Muslim Ahmadi Deda Tenjowaringin dalam gerakan donor mata ini.

Mengapa warga kampung di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut ini begitu melek terhadap kesadaran berbagi kornea mata? Barangkali itu kesan yang tersimpulkan. Pimpinan tertinggi Jemaat Ahmadiyah Internasional, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, dalam banyak kesempatan menegaskan bahwa para Ahmadi seyogianya berada di barisan terdepan dalam pengkhidmatan kemanusiaan. Donor mata adalah diantaranya. Inilah spirit di balik antusiasme warga Ahmadi Tenjowaringin dalam gerakan donor mata. Dan itulah yang mendorong Alm. Bapak Dudu Abduloh untuk mendaftarkan diri sebagai calon donor mata. Almarhum ingin terus berbakti dalam kemanusiaan bahkan saat beliau sudah tidak lagi hidup bersama yang dikhidmatinya. (DK)

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close