Politik

Forum Akademisi Tasikmalaya Sepakat Tolak People Power

TASIKMALAYA – Forum Komunikasi Akademisi Tasikmalaya nyatakan penolakannya terhadap agenda people power. Hal tersebut diungkapkan dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Santika Tasikmalaya, Sabtu (18/5/2019)

Forum yang terdiri dari akademisi dari Universitas Siliwangi, Universitas Perjuangan, Universitas Muhammadiyah, Sekolah Tinggi Hukum Galunggung, dan sekolah tinggi lainnya di Tasikmalaya, mengajak semua elemen masyarakat menahan diri menghadapi penetapan hasil resmi Pemilu 2019 oleh KPU tanggal 22 Mei 2019.

Ketua Forum Komunikasi Akademisi Tasikmalaya, Nana Suryana, mengatakan bahwa situasi pasca pemilu saat ini sangat memprihatinkan.

” Pasca Pemilu 2019 ini masyarakat jadi terkotak-kotak, kondisi tersebut kurang bagus dalam konteks kehidupan sebagai sesama anak bangsa dan berpotensi menganggu stabilitas kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ditambah lagi saat ini kata dia, muncul wacana aksi massa pada 22 Mei 2019 yang bertajuk people power dengan tujuan mendelegitimasi hasil penetapan KPU.

Menyikapi hal itu, para akademisi di Tasikmalaya bersepakat untuk memberikan pesan moral dan ajakan yang dituangkan dalam 7 poin.

Berikut 7 poin yang disampaikan Forum Komunikasi Akademisi Tasikmalaya :

1. Forum akademisi Tasikmalaya mengajak semua elemen bangsa untuk memberikan kesempatan kepada KPU untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaiamana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

2. Forum akademisi Tasikmalaya mengimbau kepada lembaga yang terlibat dalam proses penyelenggaraan pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu untuk melaksanakan tugas secara, jujur adil, profesional, independen, transparan, serta bertanggung jawab sesuai tugas dan kewenangan. Sehinggakwpercayaan masyarakat tetap terjaga.

3. Forum akademisi Tasikmalaya mengajak elit politik dan seluruh elemen bangsa untuk menjaga kondusifitas sosial politik agar tercipta suasana damai, teduh, sejuk, dan harmonis. Dan tidak menimbulkan kegaduhan yang akan berdampak pada situasi ekonomi yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga  Tak Percaya Hasil Quick Count, Pendukung Prabowo - Sandi Minta Matikan TV

4. Forum akademisi Tasikmalaya mengajak semua pihak apabila ada permadalahan mengenai penetapan hasil pemilu untuk menyelesaikan persoalan melalui mekanisme yang sah sesuai koridor dan kaidah hukum.

5. Forum akademisi Tasikmalaya mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh sikap dan perilaku para elit politik yang saling serang saling ejek, saling fitnah.

6. Forum akademisi Tasikmalaya mengajak para elit politik untuk menjaga silaturahmi, maraut kembali jalinan komunikasi serta menyikapi proses pemilu secara arif dan bijaksana.

7. Forum akademisi Tasikmalaya mengajak seluruh masyarakat jangan sampai terkotak-kotak karena berbeda pilihan.
Forum Akademisi Tasikmalaya juga mengimbau agar mahasiswa tidak terlibat dalam aksi people power yang direncanakan.

“Mahasiswa jika berkeberatan dengan adanya hasil pemilu dianjurkan lebih memilih cara yang lebih bijak melalui mekanisme dan sesuai konstitusi,” pungkasnya.

Penulis : Budi
Editor : Mesa

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close