©mediadesa.id
(0265) 7521140 mediadesa.id@gmail.com
Jumat, April 26, 2019
Desa

Hakim Perkara Kuwu Gatot: Pengusaha Tak Profesional

TASIKMALAYA-Ada yang menarik dari sidang lanjutan Kuwu Gatot dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi Pengadilan Negeri Tasikmalaya Jalan Siliwangi, Rabu (13/03/2019 pukul 14.11.

Salah satu saksi yang dihadirkan adalah saksi korban Watningsih (pengusaha) dia tampak grogi. Saat  majelis hakim menyinggung bahwa masyarakat Desa Simpang akan membayar utang kepala desa.

“Saya mau lihat dulu nilai harganya,” ujar Watningsih di depan sidang.

Lantas hakim menyampaikan bahwa saksi korban tidak professional sebagai pengusaha karena ada beberpa kejanggalan- kejanggalan

“Berdasarkan SPK di Cijaha padahal yang di kerjakan di sukahurip SPK awal 6200 sementara yang di kerjakan 900 kalau di persentasikan ternyata yang dikerjakan hanya 12 persen tinggal di hitung saja sementara terdakwa yang sudah di terima 85 Jt,” katanya.

Sidang pun diwarnai insiden, saat seseorang yang tidak dikenal dan mengaku sebagai anak buah saksi korban yang berbuat kurang ajar kepada pengacara Kuwu Gatot

 “ Anda jangan ngomong begitu, “ kalimat yang di sampaikan oleh orang tersebut memprotes pertanyaan Kuasa Hukum Terdakwa Jajat Sudrajat S.H.

Kegaduhan itu sempat direlai oleh Ketua Majelis Hakim Yang melarang orang tersebut berbicara karena memiliki kewenangan. (hafid)

  • 124
    Shares
Baca Juga  Kelurahan Ingin Jadi Desa Supaya Bisa Mencicipi Dana Desa

Tinggalkan Balasan