Desa

Hampir 1 Tahun Menempati Rumah Sementara, Kini Korban Gempa Ini Tinggal Di Rumah Layak Huni

PIDIE JAYA – Pembangunan kembali rumah rusak akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya 7 Desember 2016 silam hampir tuntas. Pengerjaan ini menggunakan Pola Pembangunan Partisipatif dengan konsep Pemberdayaan Masyarakat yang didanai oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) .

Jumlah Bantuan Dana Rumah (BDR) yang diberikan untuk rumah kategori rusak berat mendapatkan bantuan sebanyak 85 Juta Rupiah dan untuk rumah kategori rusak sedang mendapatkan bantuan sejumlah 20 Juta Rupiah.

Masyarakat penerima bantuan rumah korban gempa Pidie Jaya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang telah membantu proses pembangunan rumah Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca Gempa Pidie Jaya 7 Desember 2016.

loading...

Tgk. Zainuddin Adam, Salah seorang penerima bantuan dana rumah dipercayakan menjadi Ketua Pokmas di Gampong Deah Pangwa Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie jaya yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat (Pokmas Tuha Sepakat).

Sofyan, anggota Pokmas Bungong Kupula Gampong Mesjid Ulim Tunong Kecamatan Ulim mengatakan bahwa dirinya sempat tinggal di rumah huni sementara hampir selama satu tahun.

“Syukur Alhamdulillah rumah kami sudah rampung, ini semua berkat adanya bantuan dari Pemerintah. Sejak dua bulan yang lalu rumah ini sudah kami tempati. Sebelumnya kami terpaksa tinggal di rumah hunian sementara hampir setahun”, kata Sofyan.

Senada dengan Sofyan, Rahmad penerima bantuan mengatakan hal yang sama dan sangat berterimakasih kepada pemerintah.

“Saya merasa nyaman menempati rumahnya. Atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah perbaikan rumah sudah dilakukan, mulai dari dinding rumah, lantai, atap, hingga toilet”, ucap Rahmad.

(Teuku Saifullah/Mesa)

Baca Juga  Kembangkan Desa Wisata, Pemprov Jabar Gali Potensi Desa Cijeruk
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close