Peristiwa

Hibah Seret Sekda Kab Tasik, Repdem Dan Soksi Banjar Pertanyakan Bantuan Parpol

BANJAR – Kasus pemotongan dana hibah yang menyeret Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir ke prodeo Polda, mebuat was-was aktivis Relawan Pejuang Demokrasi (Repdem) Kota Banjar, Didit (45).

Didit mempertanyakan bantuan hibah untuk operasional Partai Politik di Kota Banjar yang tiap tahun bersumber dari APBD.

“Kalau di Tasik saja bisa menyeret Sekda, mudah-mudahan tidak terjadi disini (Banjar). Namun saya juga melihat ada yang janggal dari bantuan yang diberikan ke parpol,” kata Didit menyikapi ditahannya Sekda Kabupaten Tasik, Abdul Kodir akibat hibah, Kamis, 15 November 2018.

Menurut Didit, sisi manfaat bantuan untuk parpol tidak dirasakan kader. Sehingga wajar kalau hibah tersebut dipertanyakan kader parpol.

Aktivis Soksi Kota Banjar, Wawan (40) pun sama. Ia malah berkeyakinan kalau bantuan hibah bagi parpol penghamburan anggaran.

“Yang diuntungkan elit parpol saja. Ini juga harus ada audit investigasi oleh penegak hukum karena bukan tidak mungkin bisa terjadi seperti di Tasik,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, Pemerintah Kota Banjar menggelontorkan dana hibah Rp 2 miliar untuk bantuan parpol di Kota Banjar. (Yudi)

Baca Juga  Sampah Berserakan Dimana-mana, Dinas Lingkungan Hidup Kemana?
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close