Pemerintahan

Hubungan Polri dan Masyarakat Harus Harmonis

TASIKMALAYA – HUT Bhayangkara ke-74 kali ini tidak diperingati dengan acara besar-besaran. Korps Bhayangkara merayakannya dengan kegiatan bakti sosial dan menggelar upacara sederhana di Istana Negara dengan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin atau yang akrab disapa Kang AW mengungkap, tema ‘Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif’ yang diusung pada perayaan HUT Bhayangkara ke-74 ini sudah sangat tepat.

Pasalnya, jika kamtibmas sendiri tidak kondusif, maka kinerjanya pun tidak maksimal. Padahal, produktivitas masyarakat ditentukan salah satunya oleh terjaminnya keamanan hingga di pelosok desa.

“Kondusifitas kamtibmas Polri maupun TNI yang menjadi garda depan dalam menjaga kedaulatan negara, ditopang oleh banyak hal, salah satunya koordinasi yang baik antar kesatuan dan kesejahteraan para anggotanya,” ujar Kang AW.

Selama ini Polri, lanjut Kang AW, dengan sangat baik melaksanakan tugas pokoknya mulai dari memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum; dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Namun meski demikian, Polri harus terus bekerja ekstra dalam menangkal segala potensi kejahatan.

“Kejahatan cyber mungkin menjadi salah satu hal yang harus diberikan perhatian lebih oleh Polri. Ancaman kejahatan di dunia maya cukup luas, mulai dari pencurian uang, pembobolan data, predator seksual, hingga penyebaran informasi tidak benar atau hoaks yang berpotensi merusak tatanan hubungan antar masyarakat” katanya.

Hal ini, lanjut kang AW menuturkan, harus benar-benar dihadapi, mengingat kebanyakan masyarakat mengakses internet dan menggunakan media sosial untuk eksistensi dan berinteraksi.

Bagi seorang tokoh di Kota Tasik yang digadang-gadang masyarakat menjadi Walikota Tasikmalaya, HUT Bhayangkara ke-74 tidak hanya menjadi momentum Polri merefleksikan diri sebagai pengayom dan penjaga gawang keamanan masyarakat, lebih dari itu Polri juga harus bisa menjalin kerja sama yang baik dengan masyarat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Selatan Mutasi 307 Pejabat

Tidak hanya sebatas penertiban, tetapi juga penyuluhan dan pencegahan tindakan-tidakan yang berpotensi melanggar hukum.

“Sebaliknya, masyarakat juga harus menyadari, bahwa menjaga keamanan dan ketertiban umum tidak hanya tugas Polri maupun TNI, tetapi juga tugas masyarakat yang hidup dan mencari penghidupan di negeri tercinta ini,” pungkas Kang AW.

(Mesa)

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: