Ekonomi

Ibu-ibu Ini Sulap Daun Kelor Jadi Makanan Enak dan Menyehatkan

TANAH BUMBU – Kelompok usaha rumah tangga di Desa Mustika mengembangkan kuliner cemilan dari daun kelor. Usaha kerajinan rumah tangga itu dipelopori oleh Tim Penggerak PKK desa setempat. Mereka berhasil mengolah tanaman kelor menjadi beragam macam kuliner enak dan berkhasiat bagi kesehatan.

Desa Mustika terletak di Kecamatan Kuranji, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kelor merupakan tanaman yang berkhasiat untuk meningkatkan imunitas tubuh karena mengandung Kalsium tinggi dan Vitamin C. Biasanya, masyarakat hanya mengolah tanaman kelor menjadi sayuran.

Kelor mengandung vitamin C tujuh kali lebih tinggi dibandingkan jeruk, vitamin A sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan wortel, dan kalsium 17 kali lebih tinggi dibandingkan susu. Selain itu Daun Kelor juga kaya akan protein, yogurt, posfor, zat besi, zink, vitamin B, vitamin D, dan vitamin E.

Konsumsi tanaman kelor secara rutin akan menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh terlebih di masa Pendemi virus Covid-19. Melihat tinggi kandungan gizi pada kelor, tim Penggerak PKK Desa Mustika berinovasi untuk mengembangkan produk kuliner berbahan baku kelor sebagai kegiatan peningkatan ekonomi skala rumah tangga. Maka lahirlah, Stik Kelor, Pudding Kelor, dan Bingka Kelor.

Dari tiga produk olahan kelor, Stik Kelor mampu mendapatkan apresiasi dari pasar secara cepat. Selain karena faktor khasiat yang terkandung dalam kelor, produk tersebut memiliki bentuk dan kemasan yang menarik serta tahan lama. Karena itu, Pemerintah Kecamatan Kuranji berinisiatif untuk mengembangkan Stik Kelor sebagai produk unggulan kecamatan.

Saat ini kelompok pengrajin Stik Kelor ini baru mampu memproduksi sekitar 5 kg dalam setiap harinya. Masyarakat Desa Mustikan tengah memperluas budidaya tanaman pohon kelor agar para pengrajin tidak kesulitan mendapatkan bahan baku dari dalam desa.

Baca Juga :  Kemendesa Sidak Penyaluran BLT di Bandung Barat

Meski pemasaran produk masih mengandalkan informasi dari mulut ke mulut permintaan konsumen cukup tinggi. Para pengrajin optimis produk kuliner kelor mampu meningkatkan penghasilan keluarga di kemudian hari.

Pemerintah Kecamatan Kuranji berjanji akan membantu para pengrajin kuliner Stik Kelor untuk mengurus perizinan usaha di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperidag) Kabupaten Tanah Bumbu. Selain itu, para pengrajin bisa mendapatkan registrasi produk halal, standarisasi kesehatan, dan harga.

Setelah mengurus perizinan, para pengrajin mendapatkan pembinaan serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Mereka juga mendapatkan dukungan pelatihan keterampilan dan perpajakan.

Penulis : Tim Inovasi Desa
Kemendes PDTT

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: