Ragam

IPPNU Kab. Tasik Kaji RUU PKS

TASIKMALAYA,- Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tasikmalaya mengelar diskusi dan mengkaji RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) di MH Food Cipasung Jum’at, (10/07/2020).

Nadia Ulfa, Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kabupaten Tasikmalaya mengatakan tujuan mengkaji RUU PKS adalah untuk menganalisis sisi kebermanfaatan aturan khususnya bagi korban kekerasan seksual, serta memahami berbagai alasan sebagian pihak yang kontra sehingga daya kritis dan bijak bisa timbul terhadap kebiijakan RUU PKS.

“Meskipun RUU PKS rumit untuk disahkan tapi jangan sampai menghentikan semangat dakwah kita untuk memerangi kekerasan seksual” ujar Nadia Ulfa.

Ia menambahkan bahwa pelajar harus terus bergerak bersama dan belajar peka terhadap kebijakkan pemerintah.

“Beranilah mencoba karena kita selamanya pelajar kehidupan dalam ranah belajar, semoga kita tidak puas berproses” katanya menambahkan

Ketua LKKNU Kabupaten Tasikmalaya Mia Faiza Imron sebagai Narasumber menegaskan, pelajar harus bisa dan paham atas RUU (PKS), karena terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki, baik dalam landasan berpikir, konten atau langkah-langkah apa yang harus dilakukan.

“Karena pada dasarnya, kekerasan adalah suatu yang dilarang dalam islam, maka dengan hadirnya RUU PKS bisa memberikan perlindungan maksimal terhadap korban” terang Mia.

(Nurkhotimah)

Baca Juga :  Juarai Liga Desa Nusantara, Cidadap Maju ke Tingkat Provinsi

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: