Peristiwa

Jawaban Keuchik Gampong Arafah Terkait Kantor Dikunci

ACEH – Keuchik Gampong Arafah Zulfarmi menyanggah bahwa tidak benar kantor keuchik tertutup saat jam dinas, seperti yang diberitakan sebelumnya, Selasa (08/10/2019) di link https://mediadesa.id/kantor-keucik-gampong-arafah-samadua-dikunci-saat-jam-kerja/.

” Sebenarnya jam dinas keuchik bukanlah bisa dikatakan 24 jam, sebab keperluan masyarakat bukan hanya di pagi hari atau siang hari saja, bahkan di malam hari masih melayani masyarakat, baik perorangn maupun kelompok, apalagi ada acara pesta kawin, sunat rasul, dan lain-lain,” ungkap Zulfarmi, Sabtu (12/10/2019).

Dia menambahkan, kadang-kadang masyarakat berurusan dengan keuchik langsung ke rumah tidak kenal waktu kadang-kadang dimalam hari.

Kemudian, lanjut Zulfarmi, mengenai tranparansi dana desa, pihaknya juga sudah berusaha se-tranparan mungkin terkait dana desa sesuai diamanahkan dalam aturan pengelolaan dana desa.

“Buktinya masyarakat di Gampong Arafah tidak komplain, bahkan dana desa kita cetak di baliho, untuk di pajangkan di tempat umum,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Peut Gampong Arafah Zainal M juga membenarkan apa yang telah di sampaikan oleh keuchik Zulfahmi.

“Permasalahan kantor keuchik tertutup saat jam dinas tidak benar, kalau kerja dinasnya di kampung siang malam, tidak sama kinerja dinas pemerintahan kabupaten bahkan kecamatan dengan pemerintah desa kalau di lingkungan dinas dari pukul 08-00 sampai 17-00 Wib, setelah itu pulang. Tapi kalau kinerja keuchik bisa dikatakan 24 jam, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di Gampong,” jelas M Zainal.

Untuk persoalan tranparansi Tuha Peut juga merasa sudah sesuai dengan perundang-undangan atau peraturan tentang dana desa.

“Alhamdulillah, kinerja aparatur desa di Gampong Arafah maksimal, dan pengelolaan anggaran juga transparan dan akuntabel sesuai aturan,” pungkasnya.

Penulis : Zulhimi

Baca Juga  Parkir Motor di Tangga Masjid Agung Ciawi, Pria Ini Malah Ngamuk
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close