Ekonomi

Jelang Ramadan, Tim Gabungan Sidak Pasar Ciamis

CIAMIS – Menjelang Ramadan, Pemkab Ciamis bersama kepolisian menggelar sidak di Pasar Manis Ciamis. Selain untuk mengecek harga dan stok kebutuhan pokok, harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Ciamis masih stabil.

Tim gabungan yang terdiri dari aparat Polres Ciamis, TNI dari Kodim 0613 Ciamis dan Dinas Perdagangan Kabupaten Ciamis memantau harga kebutuhan pokok. Dari hasil pantauan harga beras, sayuran, daging dan telur. Selain itu, petugas dari Dinas Perdagangan menguji kandungan kimia berbahaya dari beberapa bahan makanan berupa bakso, mi, dan tahu. Hasilnya, bahan tersebut negatif dari bahan kimia berbahaya dan aman dikonsumsi masyarakat.

loading...

“Secara umum harga daging sapi, ayam, telur dan sayur kita pantau stabil. Mudah-mudahan tak ada kenaikan secara signifikan, paling naik itu masih dalam batas wajar Rp 1.000 sampai Rp 2.000,” ujar Kabag Sumda Polres Ciamis Kompol Asep Kamaludin di Pasar Manis, Kamis (2/5/2019).

Harga beras premium di Pasar Manis Ciamis dibanderol Rp 12.000 per kilogram. Lalu harga daging ayam boiler Rp 38.000 per kilogram, ayam kampung Rp 70.000 per kilogram, daging sapi Rp 120.000 per kilogram, dan telur Rp 24.000 per kilogram.

“Untuk persediaan barang, berdasarkan hasil wawancara kami dengan pedagang untuk saat ini aman, bisa terpenuhi sampai menjelang hari raya Lebaran,” kata Asep. Sambut Ramadan, Aparat Incar Penimbun Kepokmas di CiamisPolisi memantau harga kepokmas di Pasar Manis Ciamis jelang Ramadan 2019.

Dia mengingatkan kepada para pedagang dan pihak terkait lainnya untuk tidak melakukan permainan harga yang dapat merugikan konsumen. “Harus benar-benar berkualitas, jangan ada penimbunan, permainan dari harga dan barang itu sendiri, jangan ada barang yang dicampur (dioplos),” tuturnya.

Baca Juga :  Wamendes : Teknologi Dorong Kemajuan Ekonomi Pedesaan

Polisi bersama TNI dan Bulog siap mengincar para penimbun kepokmas yang beraksi selama Ramadan. Pihaknya akan menindak tegas pihak-pihak yang melakukan hal tersebut.

“Mencegah penimbunan barang, kita laksanakan operasi nanti dari Polres, TNI dan Bulog. Bila ditemukan akan diberlakukan Undang-Undang yang berlaku,” ucap Asep. (bbn/bbn)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Close
Close