Peristiwa

Kab Tasikmalaya Nol Persen Covid-19, Faktanya Satu Orang Dipulasara Dugaan Corona

TASIKMALAYA – Inisial (R) penduduk Kp. Panembong Desa Cibatuireng Kecamatan Karangnunggal meninggal dunia dengan keluhan alami sesak nafas. Dia sehari-hari mengais rejeki sebagai pedagang sayuran di pasar minggu Jakarta.

” Sudah 9 hari ini dia pulang dari jakarta dengan keluarganya mungkin memanfaatkan waktu liburan kebijakan pemerintah karena corona ini”, tutur seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Sepulang dari Jakarta sudah mengeluh sesak nafas, dan akhirnya memeriksakan diri ke dokter di Karangnunggal dan akhirnya dirujuk ke RS SMC singaparna, namun jiwanya tidak dapat tertolong lagi. Warga Karangnunggal tersebut, yang dirujuk ke Rs SMC dengan Ambulan Sigesit 129 karena diduga terinfeksi Virus Covid-19. Meskipun masih status PDP, tetapi warga tersebut diperlakukan layaknya dengan prosedur penanganan corona.

Menurut para saksi mata, orang-orang yang berinteraksi langsung dengan almarhum saat ini telah dibawa oleh dinas kesehatan untuk mendapatkan pemerikasaan lebih lanjut.

Berdasarkan data dari RS Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya, sedikitnya 9 (sembilan) orang warga dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan satu lainnya dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pemantauan (PDP) Covid-19.

Kasi Pelayanan Medis RS SMC Adi Wibowo menuturkan, sembilan warga yang dinyatakan ODP sudah pulang dari perawatan rumah sakit, selanjutnya mereka melakukan isolasi di rumah masing-masing.

Sumber dari Kapolsek Karangnunggal menyebutkan bahwa benar warganya ada yang meninggal dengan gejala-gejala terjangkit corona.

Sebelumnya, R pada hari Senin tanggal 23 Maret 2020 dirawat di Klinik H. Sayat Medika wilayah Kecamatan Cipatujah, dan oleh dokter klinik (dr. Tian) akan dirujuk dan sudah konsultasi dengan Dokter ahli Paru, namun keluarga menolak karena alasan biaya sehingga pasien tersebut dibawa pulang ke rumahnya oleh keluarganya.

Baca Juga :  KNPI Banjar Terjunkan Tim Tanggap Bencana

Pihak Desa Cibatuireng Kades Jajang Sihabudin Jeni, mendengar ada warganya yang mengalami gejala seperti itu dan riwayat perjalanan dari Jakarta melapor ke Tim Gerak Cepat (TGC) Covid-19 Puskesmas Karangnunggal, serta mengarahkan keluarganya agar pasien bersedia dirujuk ke Rumah sakit untuk dirawat dan dicek positif atau tidaknya terjangkit Covid-19, dan menjelaskan untuk biaya ditanggung pemerintah.

Tim Gerak Cepat (TGC) Covid-19 Puskesmas Karangnunggal, segera menghubungi Ambulan Sigesit khusus untuk evakuasi pasien yang diduga terjangkit Covid-19 yang ada di Puskesmas Cipatujah, dan setelah datang Ambulan Sigesit 119 bersama team Medis yang sudah dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) langsung berangkat ke rumah warga tersebut di Kp. Panembong Desa Cibatuireng Kecamatan Karangnunggal untuk dievakuasi serta langsung dibawa ke Rumah Sakit SMC Singaparna.

Penulis : Mesa
Sumber : Istimewa

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: