Religi

Kades Parungponteng Dukung Pengajian Rutin Para Ulama di Tempatnya

TASIKMALAYA – Memasuki ‘New Normal’ atau kebiasaan baru, beberapa aktivitas masyarakat yang melibatkan hajat orang banyak mulai dilakukan lagi. Namun tetap harus mematuhi protokol aturan kesehatan yang sudah ditetapkan agar terhindar dari Covid-19, karena nyatanya virus itu belum mereda.

Di beberapa daerah yang masuk zona merah aktivitas sudah mulai dibuka, selain di sektor ekonomi, perkantoran, aktivitas keagamaan juga sudah dimulai lagi.

Seperti pengajian rutin ulama se-Desa Parungponteng yang sempat terhenti dengan adanya Covid-19, meskipun daerah ini tidak masuk di zona merah sudah kembali digelar rabu malam tadi.

Pengajian rutin di Pesantren Darul Hikmah Neglasari ini dipimpin oleh Ketua NU Desa Parungponteng dan didukung Kepala Desa setempat.

” Pengajian rutin malam kamisan ini mengkaji kembali kitab-kitab kuning yang sudah biasa para ajengan buka di daerahnya (pesantren) masing-masing ” kata Ustad Asep Mustofa. (08/07/2020)

Menurut Ustad Asep, sosok yang disepuhkan (sangat dihormati) di Desa ini, Kepala Desa Parungponteng sangat mendukung adanya pengajian.

” Bahkan kepala desa memberikan kitab kuning kepada kami untuk dilogat (memaknai kitab kuning) bersama-sama ” tambahnya.

Di Pesantren yang juga memberikan layanan mondok gratis bagi santrinya ini tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Ia sangat berharap kegiatan seperti ini jadi teladan bagi setiap daerah lainnya agar ada kesinambungan antara ulama dan umaro (pemerintah).

” Meski belum semua ajengan (ulama) tiap daerah hadir, kita tetap laksanakan pengajian ini, yaa.. kita berdoa semoga korona cepat pergi dan bumi membaik ” harapnya.

Penulis : Yusuf Anwar
Editor : Mesa

Baca Juga :  Hukum Membakar Kalimat Tauhid Menurut Ulama

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: