HukumPolitik

Kado Bupati Menjelang Dilantik Jokowi

MediaDesa.idTASIKMALAYA. Bupati Tasikmalaya sekaligus Wagub Jabar terpilih yang akan segera dilantik, sudah melakukan banyak rotasi mutasi di jajaran birokrasi di Kabupaten Tasikmalaya.

Diantaranya ada yang merangkap jabatan seperti Kasipem Kecamatan Cibalong diperintahkan oleh Bupati Tasikmalaya agar masuk kantor atau bekerja diatur pola shift sehari sekali atau seminggu sekali dan Kepala UPT Metrologi Disperindag juga diminta untuk mengatur jadwal kerja.

Rangkap jabatan dalam birokrasi Kabupaten Tasikmalaya sudah menjadi rahasia umum baik ditunjuk secara profesional maupun diberikan atas unsur kedekatan politis.

Oleh karena itu, regulasi yang mengatur perkara rangkap jabatan dalam hal ini UU Pelayanan Publik harus benar-benar ditegakkan. Di samping itu, kebijakan lain seperti Peraturan Pemerintah No 11/2017 tentang Manajemen PNS juga seharusnya dibuatkan pasal masalah rangkap jabatan dalam satu instansi atau struktur pemerintahan yang sama.

“ASN yang merangkap jabatan cenderung tidak akan melakukan tugas dan fungsinya secara efektif dan maksimal. Harapan kita kedepan adalah Negara melalui Pemerintah pusat diharapkan lebih memperketat serta mempertegas aturan tentang Rangkap jabatan dikalangan birokrasi sebab rangkap jabatan akan berdampak tferhadap pelayanan publik”.

“LBH Ansor beserta OBH Jaringan dalam waktu dekat akan melakukan gerakan melaporkan Bupati Tasikmalaya ke Ombudsman RI berkaitan dengan rangkap jabatan yang melanggar Undang-Undang No 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik”. (Asep Abdul Rofik – Budi)

Baca Juga  Gudang Berisi 785 Kotak Suara Terbakar
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close