Peristiwa

Kapolres, Dandim Dan Aktivis Muda NU Siap Jaga Kondusifitas Tasik

TASIKMALAYA – Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf S,Ik, SH dan Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Inf Nur Ahmad berdialog dengan sejumlah Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (AMNU) Kota Tasikmalaya di Aula Kantor PCNU Kota Tasikmalaya, Selasa, 23 Oktober 2018.

Inti dari pertemuan tersebut bahwa Kota Tasikmalaya harus kondusif jangan terjebak oleh situasi yang bisa memecah belah bangsa.

“Kami tidak ingin Tasik jadi tidak kondusif atas imbas kejadian di Garut. Kejadian ini disikapi serius mulai tingkat Polsek, Polres, Polda sampai Polri karena ini betul-betul situasi ancaman serius bangsa,” kata Kapolres.

Kapolres pun akan terus meredam gejolak ini sehingga Tasik tetap kondusif.

“Maka kenapa kita duduk bersama ini agar menyamakan persepsi bahwa aksi besok harus sama-sama menjaga kondusifitas Tasikmalaya,” ujarnya.

Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Inf Nur Ahmad merasa kagum dengan Tasik yang banyak sekali warna warni dan penempatan Kota Tasik sebagai tuan rumah HSN suatu kehormatan besar.

“Terkait peristiwa Garut jangan sampai orang lain menabuh rebananya sementara kita yang nari. Maka kita harus bisa menahan diri karen sabar bukan berarti kalah atau jadi pecundang. Serta saya yakin untuk menjaga kondusifitas semua pasti bisa dan jangan mudah terprovokasi dengan media sosial karena dalam sekian menit bisa dibuat tinggal dikasih bumbu,” ucapnya.

Ketua PCNU Kota Tasikmalaya, KH Ate Musodiq yang diujung pertemuan hadir memercayakan sepenuhnya keamanan dan kenyamanan kondusifitas Tasikmalaya kepada Polres dan Dandim. Dan yakin tidak akan terjadi apa-apa kecuali kalau ada sesuatu baru keluar. (Mesa)

Baca Juga  Tangkap Kadal Cagak, Warga Cipaku Ciamis Kesurupan
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close