Peristiwa

Kapolres Tak Ingin Kepercayaan Masyarakat Tasik Hilang

TASIKMALAYA,- Pasca didemo ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kapolres Kabupaten Tasikmalaya, AKBP Anton Sujarwo, S.Ik langsung menggelar jumpa pers. Ia ingin kepercayaan masyarakat tetap tumbuh meski ada insiden penembakan tersebut.

“Kepolisian Resort Tasikmalaya telah banyak melakukan pengamanan diberbagai pelosok Kabupaten Tasikmalaya. Jangan sampai hanya karena kasus ini semua jasa kepolisian terhapus sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polres Tasikmalaya hilang,” kata Kapolres, Jum’at, 28 September 2018.

Menurut Kapolres, tindakan lima anggotanya memang sebuah keteledoran, sehingga ia juga akan mengevaluasi seluruh jajarannya sampai tingkat Polsek.

Meski demikian, ia meminta masyarakat tidak hanya melihat kasus ini saja karena Kepolisian juga banyak melakukan hal baik di Tasikmalaya.

“Apalagi menyangkut kondusifitas yang sedang kita jaga menjelang Pilleg dan Pilpres 2019,” ujarnya.

Disinggung soal insiden yang jadi tuntutan PMII, Kapolres mengakui ada proses yang dilewati sehingga anak buahnya terlalu cepat mengambil keputusan.

“Dan sedang kami proses bahwa lima anggotanya berinisial F, D, T, T dan K telah menjalani proses pemeriksaan,” ucapnya. (Budi/Anita)

Baca Juga  Datangi DPRD, Karyawan PD Pasar Tasik Tuntut Kejelasan Status
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close