Peristiwa

Kepala Desa Sukasukur Ditahan Karena Diduga Korupsi

TASIKMALAYA – Kepala Desa Sukasukur berinisial AG (46) ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya, karena diduga telah menyalahgunakan bantuan keuangan tahun 2018 dan 2019. Akibatnya negara dirugikan Rp 543.207.000.

“Hari ini kami tetapkan tersangka untuk AG, terkait tindak pidana korupsi dana bantuan keuangan Kabupaten Tasikmalaya, untuk Desa Sukasukur. Yang bersangkutan merupakan Kepala Desa Sukasukur aktif dan kami tahan langsung,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Tasikmalaya Sri Tatmala Wahanani di kantornya, Kamis (20/2/2020). dikutip dari detik.

AG mengurangi jumlah kegiatan yang seharusnya direalisasikan serta memotong anggaran yang sudah ditentukan. Anggaran tahun 2018, AG hanya merealisasikan enam kegiatan dari total sembilan kegiatan dengan total anggaran hanya Rp 59 juta lebih. Padahal total bantuan keuangan yang masuk ke Desa Sukasukur mencapai Rp 235 juta.

Sementara itu, bantuan keuangan dari Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tahun 2019, mencapai Rp 525 juta untuk 13 kegiatan. Meski jumlah kegiatan sama, anggaran yang dikeluarkan hanya Rp 157 juta.

“Jadi AG ini tidak merealisasikan anggaran dengan penuh, Bankeu tahun 2018 total kerugian Rp 175 juta, sementara tahun 2019 total Bankeu untuk Desa Sukasukur mencapai Rp 525 juta. Yang direalisasikan hanya Rp 157 juta lebih,” ucapnya.

Kejaksaan masih mendalami kasus tindak pidana korupsi ini. Tersangka AG sempat mengaku meminjamkan uang hasil penyalahgunaan untuk sebuah asosiasi di Kabupaten Tasikmalaya.

“Pendalaman uangnya dipinjamkan pada sebuah asosiasi. Kami terus dalami, ya,” ujar Sri.

Sementara itu, AG tidak berkata sepatah kata pun saat digiring menuju kendaraan tahanan. Dengan menggunakan rompi merah.

Penulis : Mesa
Sumber/Foto : Detik/Deden

Baca Juga :  Kelurahan Setiamulya Dirikan Pos Bantuan Hukum
error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: