Politik

Kisruh Di Jabar Belum Usai, Ketua KPU RI Dituntut Mundur

BANDUNG – Kisruh seleksi KPU Kabupaten Kota di Jawa Barat terus menggelinding. Puluhan peserta yang pada pengumuman pertama lolos menuju seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan berkumpul di Gedung Indonesia Menggugat Bandung.

Mereka menggelar “Jumpa Pers” mengecam keras tindakan Ketua KPU RI, Arief Budiman yang disinyalir menjadi biang kekisruhan seleksi.

“Itu Ketua KPU RI hanya mendengar masukan sepihak. Ada tangan-tangan politik yang mencakar hak seseorang menjadi KPU Kabupaten Kota di Jawa Barat. Tangan itu ya yang punya akses kuat ke dia,” kata Jubir mereka, Solihin, Jum’at, 5 Oktober 2018.

Menurut Solihin, Ketua KPU bersembunyi dibalik kewenangannya untuk mendepak orang-orang yang dianggap tidak sesuai keinginan. Arief hanya mendengar masukan sepihak bahwa banyak peserta yang tidak lolos psikotes menjadi lolos.

“Kalau alasannya begitu, kenapa tidak setiap seleksi diumumkan nilainya sehingga persoalan jadi terang benderang. Jangan cari alasan ini itu,” ujarnya.

Untuk itu, mundur dari jabatan hal yang harus dilakukan Arief Budiman karena Arief telah memutus harapan orang dengan bersembunyi dibalik kewenangan.

“Kami juga minta Komisi II DPR RI memberi perhatian khusus di Jawa Barat ini karena jadi preseden buruk pelaksanaan Pemilu di Jawa Barat,” ucapnya.

Solihin pun mengungkapkan bahwa seluruh peserta yang asalnya lolos dipengumuman pertama telah melayangkan nota protes langsung ke KPU RI. Kemudian mengadukannya ke DKPP dan PTUN atas tindakan-tindakan Ketua KPU RI itu.

“Ini bentuk abuse of power di Jabar yang kalau melihat aspek strategisnya seperti direncanakan untuk kepentingan politik Pilpres 2019,” tutur Solihin.

Kisruh seleksi KPU di Jawa Barat terjadi sejak perubahan nama yang lolos uji kelayakan dianulir kembali atas permintaan KPU RI. Penganuliran tersebut menimpa seleksi KPU Provinsi Jawa Barat dan teranyar 16 KPU Kabupaten Kota di Jawa Barat pula. (Mesa)

Baca Juga  Tanggapi Hasil Quick Count, Jokowi : Sabar Tunggu Hasil Dari KPU
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close