Peristiwa

Komite Solidaritas Pemuda Tasikmalaya Tolak Deklarasi KAMI Priangan Timur

Komite Solidaritas Pemuda Peduli Kesehatan Tasikmalaya menggelar aksi penolakan terhadap Deklarasi KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia), Sabtu, (19/09/2020).

Aksi penolakan ini dilaksanakan dengan cara orasi di persimpangan jalan sutisnasin jaya dan konvoi melewati lokasi deklarasi KAMI di Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa Kota Tasikmalaya.

Koordinator Lapangan Aksi Yosep Nurman mengatakan bahwa, Deklarasi KAMI Priangan Timur memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat. Menurutnya Dekorasi KAMI melanggar Peraturan Gubernur terkait unjuk rasa di masa pandemic dan melanggar Pasal 10 Permensos RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Standar Pengelolaan Taman Makam Pahlawan.

“Disaat Pemerintah berjuang mencegah penyebaran covid-19, mereka malah melakukan gerakan politik dengan dalih menyelamatkan Indonesia” tutur Yosep.

Ia juga mengatakan bahwa KAMI berdalih menyelamatkan Indonesia padahal bertujuan mempropokasi masyarakat, memecah belah bangsa serta menyerukan kepada masyarakat untuk membenci pemerintah yang sah.

“Tokoh-tokoh yang berada di barisan KAMI juga adalah tokoh-tokoh yang mempunyai tujuan politik dan tokoh-tokoh yang tersingkir dari jajaran pemerintahan,” ujarnya menambahkan.

Pihaknya juga menuntut Kepolisian Republik Indonesia menangkap pelaku pemukulan mahasiswa saat terjadi Deklarasi KAMI di Bandung.

Sebagai Informasi, sejumlah masyarakat mendeklarasikan KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) Priangan Timur di Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa Kota Tasikmalaya pada hari Jum’at 18 September 2020.

Baca Juga :  Saham Meninggal Terseret Arus Sungai Cireong

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: