Pendidikan

Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya Launching Sekolah Desa Inklusi

TASIKMALAYA – Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya melalui program Peduli adakan Cross Learning dan Launching Sekolah Desa Inklusi Se-kabupaten Tasikmalaya di Hotel Mangkubumi pada Sabtu-Minggu 30-31 Maret 2019.

Ketua Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya Andi Ibnu Hadi mengatakan bahwa dalam menciptakan Desa Inklusi pihaknya telah bekerja selama 5 tahun untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama terkait KBB (Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan), perlindungan anak dan perempuan dan terkait pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

“Dengan program peduli kita sudah mencoba menghidupkan beberapa kelompok peduli disabilitas, dan senantiasa mendorong berbagai elemen untuk bisa menyamakan persepsi tentang nilai kebangsaan, kemudian juga tentang perlindungan anak dan perempuan khususnya anak difabel, kurang lebih 2 tahun kita kerjasama dengan save the children untuk mendampingi anak-anak difabel”, kata Andi.

loading...

Menurut Andi, pihaknya juga telah membentuk 15 komunitas RBM (Rehabilitasi Berdayaguna Masyarakat) dan 10 Sekolah Piloting di Kabupaten Tasikmalaya.

“Dan hal ini sedikitnya sudah memberikan dampak lebih baik bagi kondisi anak-anak difabel di kabupaten Tasikmalaya”.

Sekretaris Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya Ajat Sudrajat menambahkan bahwa selama 5 tahun melakukan pembinaan pihaknya menemukan praktek-praktek baik, dan ia merasa praktek baik tersebut harus dishare kepada seluruh masyarakat kabupaten Tasikmalaya.

“Kami mengundang seluruh perwakilan per-kecamatan agar apa yang dilakukan oleh kami selama 5 tahun ini bisa diduplikasi oleh seluruh perwakilan kecamatan terutama jika kita kaitkan dengan spirit undang-undang Desa, bagaimana spirit kerja-kerja program Peduli selama ini terintegrasi dengan UU Desa” tutur Ajat.

Di lain sisi, salah satu fasilitator acara Cross Learning dan Launching Sekolah Desa Inklusi Yudi Gaber mengatakan bahwa acara ini merupakan hal yang jarang terjadi dan merupakan momen yang langka dimana seluruh perwakilan kecamatan ada dan terdiri dari berbagai unsur.

Baca Juga  MI Ciledug Juara LT II Kecamatan Tamansari

” Menggabungkan seluruh potensi masyarakat yang ada terutama yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada itu merupakan momen yang langka apalagi ini melibatkan tiga elemen, adanya aparat desa, lembaga desa dan masyarakat sehingga ini akan menjadi sebuah cikal bakal atau awal dari sebuah gerakan baru menuju Kabupaten Tasikmalaya yang inklusi”, kata Yudi.

Ia juga berharap gerakan ini bisa berkelanjutan dan berbagai pihak bisa bergabung dan mempunyai peran dalam mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang Inklusi

“Tentunya apa yang kita laksanakan dapat terukur sehingga mudah difahami baik untuk ukuran masyarakat, pemerintah dan yang lainnya” pungkasnya.

(Budi)

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close