DesaPeristiwa

Lakpesdam NU Terus Sosialisasikan Konsep Desa Inklusi

TASIKMALAYA-Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya bekerjasama dengan Yayasan Al-Manshuriyah dan Pemerintah Desa Mekarwangi mengadakan Sosialisasi Desa Inklusi dengan konsep perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat di Desa Mekarwangi Kecamatan Cisayong pada Kamis (18/7/2019)

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Mekarwangi

Sekretaris Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya Ajat Sudrajat Mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan Kader Pandu Desa Inklusi yang dilaksanakan di Hotel Mangkubumi beberapa waktu lalu

“Hampir 4 tahun melalui program peduli, Lakpesdam NU mencoba mengembangkan model desa Inklusi di Tasikmalaya, Desa Inklusi adalah Desa yang menghargai keberagaman, peduli terhadap sesama, tidak ada diskriminasi, serta berupaya menciptakan lingkungan masyarakat yang setara dan semartabat,”terang ajat

Menurutnya anak adalah salah satu kelompok rentan yang kerap kali mendapat perlakuan diskriminasi atau bahkan menjadi korban kekerasan

“Melalui program ini kami mencoba memobilisasi sumber daya masyarakat untuk menjadi kader desa dengan menggunakan konsep Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat atau PATBM,”

Lebih lanjut Ajat menerangkan bahwa akhir-akhir ini banyak bermunculan kasus pelanggaran hak anak di Tasikmalaya, untuk menyikapi hal tersebut perlu dibentuk lembaga desa yang siap menjadi motor penggerak perlindungan anak, baik dalam upaya pencegahan, pendampingan, serta merespon berbagai indikasi pelanggaran hak anak yang terjadi di level desa

“Kedepannya lembaga desa yang biasa kita sebut dengan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat atau RBM ini, akan terus di bina, bagaimana melakukan edukasi, pendampingan, dan respon kasus di masyarakat, selain itu kami juga mendorong RBM untuk berkoordinasi dengan Pembdes untuk memperkuat sistem Perlindingan anak dengan merancang peraturan desa (Perdes) Desa Layak Anak (DESELA)”pungkasnya.

Penulis: Budi
Editor: Mesa

Baca Juga :  KBNU Salawu Bangun Pemahaman Islam Wasathiah

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: