Hukum

LBH Ansor Dorong Sekolah Berbasis Hukum dan Anti Korupsi

TASIKMALAYA – SMP Negeri 2 Cisayong berencana melakukan kerjasama dengan LBH Ansor kabupaten Tasikmalaya dalam mewujudkan sekolah berbasis hukum dan anti korupsi. Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Cisayong Umar, S.Pd. ,M.Si saat menyampaikan sambutan dalam acara penyuluhan hukum yang dilakukan LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya di Sekolah SMP Negeri 2 Cisayong, kampung Cigorowong, Desa Sukamukti kecamatan Cisayong Jum’at (25/10/2019).

“MoU Sekolah Anti Korupsi dengan LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan inisiasi dari kami untuk meningkatkan kapasitas SDM serta pemahaman guru di bidang hukum baik hukum administrasi negara maupun perundang-undangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan belajar/ mengajar” katanya.

Umar juga mengatakan bahwa salahsatu tujuan kerjasama ini adalah untuk menekan dan mengantisipasi kekerasan di sekolah.

“Salahsatu tujuannya juga untuk serta menekan atau mengantisipasi ‘kekerasan’ di sekolah baik yang dilakukan oleh Guru atau siswa bahkan dari pihak-pihak luar”

Ketua LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Abdul Rofik, SH yang pada kesempatan itu ditemani beberapa pengurus LBH Ansor menyampaikan bahwa rencana MoU Sekolah Anti Korupsi antara SMPN 2 Cisayong dan LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya bertujuan membantu pihak sekolah, guru-guru dan para siswa untuk memahami hukum terutama pencegahan korupsi sejak dini.

“Poin-poin dari kerjasama tersebut sudah di sepakati kedua belah pihak, Insya Alloh dalam waktu dekat kita akan lakukan Launching MoU Sekolah Sadar Hukum dengan mengundang Pihak Pemerintah, Dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH) serta undangan-undangan khusus lainnya seperti Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya dan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya” ujarnya saat menerangkan di hadapan para Guru SMPN 2 Cisayong.

Sementara itu Ketua Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim, S.Ag mengatakan bahwa Sekolah Sadar Hukum dan anti korupsi ini merupakan program GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya untuk menciptakan masyarakat tasikmalaya yang sadar hukum dan bebas korupsi.

Baca Juga :  Akibat Penyalahgunaan Dana Desa, Kades Cipakat Ditangkap Polisi

“Semoga program ini bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lain di Kabupaten Tasikmalaya” pungkasnya.

Penulis: Budi

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: