Peristiwa

LBH Ansor Tuntut Pemkab Dan Pemprov Bangun Sarana Prasarana Layak Huni Pengungsi

TASIKMALAYA – LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya menuntut Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan rehabilitasi meyeluruh dititik-titik akses lokasi becana serta membangun sarana prasarana layak huni bagi masyarakat yang menjadi korban bencana.

Pasalnya kondisi sangat mengkuwatirkan akibat akses jalan terputus yang tidak bisa dilalui roda dua dan empat.

“Segera bangun sarana dan prasarana layak huni. Kondisi pengungsi sangat memprihatinkan,” kata Ketua LBH, Asep A Rofiek, Kamis, 8 November 2018.

Menurut Rofiek, korban juga butuh dorongan mental karena dipastikan mengalami keguncangan. Terutama anak-anak dan Ibu hamil akibat bencana tersebut.

“Kami pun akan mengurus pergantian dokumen-dokumen penting, legal yg rusak atau hilang pasca bencana,” ujarnya.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslim menuturkan selain support bahan makanan dan obat-obatan, GP Ansor melihat harus ada penanggulangan pasca bencana dalam jangka panjang seperti relokasi bagi masyarakat yang daerahnya rawan longsor serta dokumen kepemilikan warga.

Ini penting, ucapnya, demi memulihkan kembali psikis korban yang begitu terpukul.

Diberitakan sebelumnya, sekira 100 keluarga mengungsi ke perbukitan Dusun Cikondang Bojongsari Culamega. Untuk sampai kesana, relawan harus jalan kaki sejauh 5 kilo meter dan menjumpai pengungsi yang berlindung dalam tenda alakadarnya. (Mesa)

Baca Juga  Walikota Tasikmalaya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close