DesaWisata

Liburan? Tempat Wisata ini Wajib Dikunjungi

TASIKMALAYA – Dalam dua tahun terakhir desa-desa di Tasikmalaya giat membangun wisata desa, hal ini tidak lepas dari dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui dana Desa. Selain itu Pemerintah Daerah juga seringkali mendorong desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya untuk membangun Wisa Desa.

Berikut adalah beberapa wisata desa baru yang dapat dinikmati keindahannya saat berlibur dan mengisi kemeriahan di malam tahun baru:

1. Tonjong Canyon Cipatujah

Bagi yang gemar menjelajahi alam dan wisata trekking, Tonjong Canyon wajib menjadi tujuan Anda kala berkunjung ke Tasikmalaya. Keindahannya tak bisa tergambarkan.

Tonjong Canyon Cipatujah
Tonjong Canyon Cipatujah

Tak sedikit yang menyebut Tonjong Canyon sebagai replika dari Green Canyon. Namun ngarai kecil yang tersembunyi tersebut bisa dikatakan memiliki keistimewaannya sendiri. Didominasi tebing berbatu berwarna kecokelatan, ditambah aliran sungai Tonjong yang tenang, Anda bisa menikmati keindahan ngarai ini dari sisi mana pun. Berenang di tengah ngarai? Mengapa tidak. Dengan kualitas air yang cukup jernih dan menyegarkan, sulit untuk mengesampingkan kesempatan tersebut.
Jangan lupa pula menambah koleksi foto selfie atau wefie Anda di sini karena sulit menemukan tempat seindah ini di tempat lain.

Lokasi: Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
Cara ke Sana: Dari pusat Kota Tasikmalaya menelusuri jalan raya Karangnunggal hingga pertigaan Karang-Pamijahan, belok kiri menuju Jalan Raya Cipatujah menuju arah Cintabodas hingga menemukan TK Nurul Insan, kemudian belok kiri. Silakan bertanya kepada warga lokal untuk bisa sampai ke lokasi.

2. Jembatan Akar Santoa

Lokasi: Kampung Tataru, Desa Tenjonagara, Kecamatan Cigalontang, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat
Cara ke Sana: Dari pusat Kota Tasikmalaya menuju ke Alun-Alun Singaparna, lalu berbelok ke arah Cigalontang hingga menemukan SDN Sukamanah. Setelahnya berbelok ke kanan ke arah Bojong Nangka dan mengambil jalur ke kampung Tataru. Bertanyalah kepada warga untuk bisa sampai ke lokasi.

Jembatan Akar Santoa
Jembatan Akar Santoa

Instagrammer pemburu spot unik dan tak biasa bisa menambah koleksi foto menarik di akun mereka kala berkunjung ke Jembatan Akar Santoaan Cigalontang.
Tak seperti jembatan akar di Padang, Sumatera Barat dan Baduy di Banten, jembatan akar ini terbentuk dari dua pohon yang tumbuh dan terpisahkan oleh sungai Santoaan di wilayah Gunung Galunggung.

Untuk bisa sampai ke Jembatan Akar Santoaan ini juga bukan hal yang mudah. Anda harus trekking kurang lebih satu kilometer dari titik perhentian terakhir menggunakan kendaraan bermotor.
Namun perjalanan bisa dikatakan akan banyak diwarnai hal yang mengesankan, mulai sejuknya alam pegunungan saat pagi hari, melihat langsung sawah yang menghijau, menyesapi udara segar hingga menyaksikan perbukitan nan jauh di sana.

Baca Juga :  Seorang Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-gorong
Jembatan Akar Santoa
Jembatan Akar Santoa

Finish-nya adalah jembatan akar yang membentang di atas sungai berbatu dengan aliran yang cukup deras, meski tak cukup dalam. Ada lima hingga enam batang bambu diletakkan di atas jembatan akar untuk memudahkan siapa pun melintasinya. Karena bentuk dan lokasinya yang unik, tak salah jika banyak yang menilai jembatan ini begitu Instagrammable.

3. Bukit Kacapi

Setidaknya ada dua hal yang bisa Anda dapatkan di Bukit Kacapi. Yang pertama adalah bisa menikmati air yang sejuk di kolam renang yang instagenik, dan menikmati kebun teh dari ketinggian.

Bukit Kacapi
Bukit Kacapi

Tidak ada yang spesial dari struktur kolam renangnya, namun yang menarik adalah latar belakangnya, yaitu perbukitan dengan perkebunan teh yang hijau. Dengan angle yang tepat, Anda bisa mendapatkan foto yang mengesankan, lho! Juga ada rumah pohon yang unik, pas untuk Anda berfoto. Dua-duanya juga Instagrammable!
Lokasi: Kurjati, Tanjungkarang, Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat. Koordinat di sini.
Jam Operasional: Setiap hari, 08.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp5.000 per orang.

4. Curug Dengdeng

Pasti Anda sering melihat persawahan dengan sistem pengairan terasering, terutama di Bali. Tapi, air terjun dengan bentuk berundak semacam itu mungkin jarang. Bila Anda ingin menyaksikan keajaiban alam tersebut, silakan melipir ke Tasikmalaya, tepatnya ke Desa Tawang, Pancatengah.

Curug ini memiliki tiga tingkatan dengan ketinggian yang bervariasi. Dengan aliran yang cukup deras dari hulu sungai di Gunung Raja, Curug Dengdeng masih cukup aman untuk Anda yang ingin bermain di alirannya. Airnya sangat menyegarkan, lho!

Curug Dengdeng
Curug Dengdeng

Untuk bisa sampai ke lokasi dibutuhkan usaha yang cukup menguras tenaga. Dari parkir kendaraan di rumah penduduk hingga sampai lokasi dibutuhkan setengah jam trekking. Tapi semuanya akan terbayar dengan pemandangan indah dan suasana yang masih asri. Maklum, curug indah ini bisa dikatakan masih tersembunyi dan jarang dikunjungi wisatawan. Beberapa spotnya juga pas untuk menambah koleksi foto di akun Instagram Anda. Gabungan persawahan hijau, perbukitan, aliran air dan pohon yang rindang pastinya akan mengundang decak kagum bagi penikmatnya.

Curug Dengdeng
Curug Dengdeng

Lokasi: Desa Tawang, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Koordinat di sini.
Telepon: 0817 613 246
Jam Operasional: Setiap hari, 08.00 – 16.00
Tiket Masuk: Gratis, sumbangan sukarela untuk pembangunan fasilitas

Baca Juga :  Ansor Indihiang Sosialisasikan Hukum di Tiap DKM
5. Pantai Sindangkerta

Lokasi: Sindangkerta, Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Gratis di hari biasa, Rp5.000 di hari libu

Pantai Sindangkerta memiliki keistimewaan yang tak dimiliki pantai lainnya di Tasikmalaya, atau bahkan di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. Keistimewaan tersebut adalah Taman laut Lengsar.
Pantai yang berjarak lebih dari 70 kilometer dari pusat kota Tasikmalaya tersebut memiliki lanskap yang menawan, pantai berpasir putih yang landai dan, seperti halnya pantai yang menghadap Samudera Hindia, memiliki ombak yang besar dan angin yang kencang.

Pantai Sindangkerta
Pantai Sindangkerta

Namun demikian, berenang, atau setidaknya bermain air, sangat mungkin dilakukan di Pantai Sindangkerta. Anda bahkan bisa menikmati keindahan Taman Laut Lengsar dan melihat biotanya secara langsung seperti ikan hias, kepiting hingga siput dan kerang, bahkan sejumlah terumbu karang yang unik, kala laut sedang surut.
[09.26, 31/12/2019] PERADI Pa Andi: Jika ingin mendapatkan sensasi maksimal berkunjung ke Pantai Sindangkerta, momen yang tepat adalah sore menjelang malam. Selain bisa menyaksikan sunset yang luar biasa indah, Anda juga bisa menyaksikan aktivitas biota laut tersebut di taman yang juga istimewa itu.

6. Rumah Batu Karangnunggal

Jika ingin mendapatkan sensasi maksimal berkunjung ke Pantai Sindangkerta, momen yang tepat adalah sore menjelang malam. Selain bisa menyaksikan sunset yang luar biasa indah, Anda juga bisa menyaksikan aktivitas biota laut tersebut di taman yang juga istimewa itu.

Rumah Batu Karangnunggal
Rumah Batu Karangnunggal

Rumah Batu ini merupakan area rekreasi yang dulunya cukup ternama di Tasikmalaya. Namun dengan tampilannya saat ini, kesan terbengkalai terlihat karena banyaknya tanaman rambat yang menutupi bangunan, yang merupakan hasil pahatan seniman setempat.

Meski begitu, rumah batu ini masih memiliki sisi unik dan eksotis. Tak salah jika kemudian banyak yang berfoto dengannya. Anda juga bisa melihat perabotan di rumah tersebut, kesan unik dan ‘berbeda’ begitu kentara. Tapi, di situlah letak keindahan yang susah untuk disamai tempat lain, bukan begitu?

Lokasi: Gunung Cantigi, Blok Pasingpongpok, Dusun Sukawangi, Desa Cibatu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
Tiket Masuk: Sukarela

Cara ke Sana: Dari pusat kota Tasikmalaya menuju Karangnunggal, kemudian belok kiri ke arah Cikukulu, Cibatuireng hingga masuk ke desa Cibatu. Ikuti jalan ke Kampung Pasirpongok, kemudian belok ke kanan ke kampung Cintasari. Silahkan bertanya kepada warga untuk bisa sampai ke lokasi.

Penulis : Mesa
(dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: