Peristiwa

Mahasiswa Desak Pemerintah Kabupaten Ciamis Tolak People Power

CIAMIS – Puluhan masa aksi dari Aliansi Mahasiswa Romansa (Romadhon Pemersatu Bangsa) adakan aksi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis untuk mendesak Pemerintah agar mengeluarkan sikap terkait people power atau kedaulatan rakyat. (20/05/2019)

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Ridwan menyampaikan bahwa aksi yang dilakukannya ini dilatarbelakangi karena adanya kehawatiran terhadap warga masyarakat Ciamis yang akan mengikuti aksi people power ke Jakarta, oleh karena itu pihaknya mendorong pemerintah daerah agar memberikan himbauan kepada warga masyarakat Ciamis untuk tidak ikut-ikutan ke Jakarta.

“Kami datang ke gedung ini untuk mendesak pemerintah agar menyikapi people power atau kedaulatan rakyat, untuk menghimbau kepada masyarakat Ciamis agar tidak berangkat ke Jakarta, sebab banyak kehawatiran-kehawatiran yang akan terjadi kepada rakyat Ciamis”

Jika pemerintah daerah tidak mau memberikan himbauan, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban kepada kepala daerah apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan kepada warga Ciamis yang berangkat ke Jakarta

“Jikalau ada satupun warga yang terkena musibah ataupun hal-hal yang tidak di inginkan maka kami sebagai warga masyarakat Ciamis akan meminta pertanggungjawaban kepada bupati selaku kepala daerah, dan saya agak kecewa atas statement yang dilontarkan bapak wakil Bupati, karena tidak sesuai dengan yang diharapkan,”

Dalam aksi tersebut para mahasiswa juga menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya:

1. Bupati harus melarang atau memberikan himbauan adanya pemberangkatan massa aksi dari Kab Ciamis ke Jakarta,

2. Bupati menyampaikan penolakan terhadap rencana aksi people power.

3. Mendorong ormas untuk mendukung dalam melarang massa aksi dari Kab Ciamis untuk ke Jakarta.”

Wakil Bupati Ciamis Yana, memberikan tanggapan kepada peserta aksi, dalam sambutannya Yana menyatakan bahwa dirinya tidak bisa melarang masyarakat Ciamis untuk pergi ke Jakarta karena menurutnya ia adalah eksekutif

Baca Juga  Menyedihkan, Jenazah Seorang Petani Diangkut Menggunakan Motor

“Saya terima aspirasi dari adik-adik mahasiswa ini, kita di Indonesia hidup dengan berdemokrasi jikalau ada kecurangan-kecurangan tempuh di jalur hukum, akan tetapi saya tidak bisa memberikan statementnya karena saya itu eksekutif, jadi kalian tunggu saja hasil dari KPU” ungkapnya

Suasana pada aksi ini sempat hangat karena statement dari Wakil Bupati ini tidak sesuai dengan yang diharapkan para peserta aksi

Sempat para peserta aksi dan tim lobi untuk meminta mengabulkan tuntutan namun pihak pemerintahan masih tidak bisa memberikan tanggapan ataupun himbauan untuk masyarakat Ciamis

Penulis : Budi
Editor: Mesa

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close