Ragam

Masjid Ini Dibangun Pria Beragama Katolik dan Sediakan Takjil Gratis

Saji Cheriyan, pengusaha India beragama Katolik yang menjadi menjadi simbol baru toleransi antarumat beragama di Uni Emirat Arab.

Pasalnya, Cheriyan menyisihkan uang pribadinya untuk membangun masjid di Fujairah Uni Emirat Arab.

Saji Cheriyan membangun Mesjid dengan biaya 1,3 juta Dinar di kompleks mewah Real Ville East Estate Al-Hayl Industrial, masjid bernama Mariam Um Eissa atau Masjid Maria Bunda Yesus dan dapat menampung 250 jemaah sekaligus.

Tak hanya membangun mesjid untuk pekerja asing Muslim di UEA, Cheriyan juga mengadakan buka puasa bersama setiap hari saat bulan Ramadan.

Setiap hari, acara buka bersama Cheriyan tersebut sedikitnya selalu diikuti oleh 800 orang pekerja dan karyawan asing di pusat bisnis pendingin udara.

Tak hanya itu, meski beragama Katolik, Cheriyan juga ikut tidak makan pada siang hari seperti pekerja Muslim, khusus saat bulan Ramadhan.

“Setiap Ramadhan, saya selalu tak makan pada siang hari. Sudah 13 tahun seperti itu. Masjid Maria Bunda Yesus selesai dibangun pada malam 17 Ramadan tahun lalu. Jadi, mulai tahun ini, saya bisa menggelar acara buka puasa bersama di sana, setiap hari,” kata Cheriyan

Cheriyan menuturkan bisnis miliknya semakin maju dan makmur tatkala membangun Masjid Maria Bunda Yesus tersebut.

“Saya mendapat lebih banyak bisnis setelah itu. Jadi, bisa dikatakan, uang yang saya habiskan untuk membangun masjid, sudah kembali kepada saya. Jadi, uang itu tahun ini saya pakai untuk menyediakan makanan berbuka puasa gratis,” tuturnya.

Cheriyan yang asli Kerala India ini menuturkan, pengalamannya itu menunjukkan setiap orang yang bersedekah dengan niat murni, akan mendapatkan balasan setimpal.

“Saya punya cukup uang untuk menjalani kehidupan yang layak. Tidak ada gunanya menyimpan saldo besar di akun saya. Saya tidak akan membawa apa pun ketika saya mati. Kepuasan yang saya dapatkan dengan melakukan ini adalah sesuatu yang istimewa. Ini tak ternilai,” tutur lelaki berusia 50 tahun itu.

Baca Juga :  Kurma, Takjil Yang Paling Digemari Warga Tasikmalaya

“Aku berhutang banyak pada tanah ini. Kita perlu menghargai mereka atas cara mereka menerima orang-orang dari berbagai negara dan agama. Banyak orang Arab mengundang saya untuk menghargai. Orang-orang yang berbuka puasa di sini mengingat saya dan keluarga saya dalam doa-doa mereka. ”

Kini Cheriyan dijuluki sebagai duta toleransi di Uni Emirat Arab.

Abdul Qayum, seorang sopir bus di UAE asal Pakistan berusia 63 tahun, yang berbuka puasa pada hari Rabu pekan lalu di Masjid Maria Bunda Yesus, memuji Cheriyan.

“Dunia membutuhkan orang-orang seperti dia. Jika tidak ada orang seperti dia, dunia akan berakhir. Kami berdoa untuknya. Allah akan memberkatinya. “

Penulis : Budi
Editor : Mesa
Sumber : Suara.com

Tagas

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: