Nasional

Materai Rp. 3.000 dan Rp. 6.000 Rencananya Akan Diganti Dengan Rp. 10.000

JAKARTA – Pemerintah sedang mengajukan rancangan undang-undang (RUU) pengganti bea meterai kepada DPR RI. Dalam isi RUU tersebut, diajukan perubahan tarif bea meterai yang tadinya Rp. 3.000 dan Rp. 6.000 menjadi Rp 10.000.

“Kami mengusulkan di dalam RUU ini penyederhanaan tarif bea meterai hanya menjadi satu tarif saja yang tetap yaitu menjadi Rp 10.000,” tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Rabu (3/7/2019). Dilansir dari detik.com

Sri Mulyani menjelaskan, dengan kenaikan bea materai ini, akan ada potensi penerimaan hingga Rp 3 triliun terhadap negara.

Ia menjelaskan, saat ini materai yang digunakan dan disediakan untuk 2019 ini yang bernilai Rp 3.000 ada sebanyak 79,9 juta materai dan yang bernilai Rp6.000 sebanyak 803,2 juta materai.

” Apabila itu dikonversikan menjadi 1 nilai Rp10.000 saja, maka penerimaan akan naik menjadi Rp8,83 triliun dan sekarang Rp5,06 triliun, ini hanya materai tempel, ada potensi tambahan Rp3,8 triliun,” ujar Sri Mulyani di Ruang Rapat Komisi XI, Jakarta, Rabu (3/7/2019). Dilansir dari cnbcindonesia.com

Sumber : detik, CNBC Indonesia
Editor : Mesa

Baca Juga  Pemerintah Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close