Ekonomi

Mau Jadi Petani Modern? Ini Tipsnya

Menjadi petani modern, kita wajib tahu dan memiliki banyak informasi mengenai pengelolaan pertanian modern. Apalagi bagi Anda yang tertarik untuk menanam tanaman organik, memang kita perlu berhati-hati dalam pengelolaannya karena terbilang cukup riskan.

Namun jangan khawatir karena kini tersedia banyak sumber informasi yang menyediakan info tentang hal tersebut. Menjadi petani modern pemula kita juga wajib tahu tentang bibit tanaman.

Kita wajib memperkirakan tanaman apa yang sekiranya “ramai” di pasaran dan tanaman apa yang kurang diminati. Perawatan dan penanganan hama juga wajib kita ketahui, bagaimana pencegahan dan penanganan sayuran apabila terkena hama, dan informasi penting lainnya.

Namun hal tersebut tidak perlu menjadi alasan untuk mengurungkan niat menjadi petani organik, karena dengan modal yang sedikit, lahan yang sempit, kita bisa memperoleh keuntungan dari penjualan sayuran yang kita tanam. Keuntungan bisa berlipat ganda jika sayuran organik yang kita panen dikelola atau dimasak menjadi makanan siap saji. Kini tidak hanya di daerah perkotaan, namun masyarakat pedesaan juga bisa menjual makanan sehat kekinian yang kini banyak diminati.

Beda Petani Modern dan Konvensional

Sedikit berbeda dengan petani konvensional atau petani pada umumnya, petani modern ini hanya membutuhkan tanah atau lahan yang tidak terlalu luas. Jadi untuk menjadi petani modern ini kita tidak memerlukan lahan berhektar-hektar dengan traktor atau sapi, kita tetap bisa memulai bisnis ini dengan modal terbatas.

Yang ditanam pun tidak melulu harus padi, kita bisa juga menanam sayur-sayuran organik. Banyak orang yang kini lebih suka mengkonsumsi sayur-sayuran organik dan makanan olahan dari sayuran organik karena dinilai lebih sehat. Gaya hidup sehat orang-orang ini bisa kita manfaatkan sebagai peluang usaha baru yakni dengan menjadi petani modern yang menanam sayur-sayuran organik.

Baca Juga  Libur Panjang Pemilu, Hunian Hotel di Pangandaran Naik

Untuk menjadi petani organik atau petani modern di desa kita perlu lahan setidaknya 15-40 meter. Tidak perlu berhektar-hektar karena dengan lahan yang terbatas ini kita tetap bisa menghasilkan. Namun Kita tetap memerlukan lahan basah, meskipun teknik menanam tanpa lahan macam hidroponik sudah ada, tetap ada tanaman yang lebih baik jika ditanam pada lahan basah.

Penulis : Mesa
Sumber : Berdesa

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close