Opini

Mencium Bau Kentut Baik Untuk Kesehatan

Berbicara soal kentut mungkin memalukan dan mungkin berujung pada saling tunjuk mencari siapa pelaku sebenarnya. Tapi yang pasti, buang angin merupakan fungsi alami dari tubuh makhluk hidup. Semua orang pasti melakukannya.
Hal apa yang biasa Anda lakukan ketika mencium bau kentut? Menjauh? Mengipasi udara di sekitar Anda agar bau kentut hilang? Atau malah marah-marah? Seharusnya Anda berterimakasih ketika Anda mencium bau kentut. Sebab sebuah penelitian kesehatan terbaru mengatakan bahwa mencium bau kentut ternyata menyehatkan.
Dilansir dari The Week, sebuah penelitian dari University of Exeter di Inggris menyatakan bahwa mencium bau kentut ternyata menyehatkan. Dr. Mark Wood dari universitas ini bahkan menyatakan walaupun kentut mengandung bau yang busuk, tetapi ternyata bisa dijadikan terapi untuk menyembuhkan bermacam-macam penyakit, seperti menurunkan risiko kanker, stroke, serangan jantung, arthritis, dan demensia. Penyakit yang dapat dihindari dari penggunaan hidrogen sulfida dapat menurunkan risiko kanker, stroke, serangan jantung, arthritis, dan demensia.
Ya, mencium bau kentut Anda sendiri (atau orang lain) dapat membawa manfaat kesehatan yang tidak main-main untuk tubuh. Setidaknya, begitu menurut hasil temuan studi terbitan jurnal Medicinal Chemistry Communications, dilansir dari Time. Temuan studi menyimpulkan bahwa gas hidrogen sulfida yang ditemukan dalam telur busuk atau gas kentut manusia bisa menjadi faktor kunci dalam pengobatan penyakit berkat fungsi protektifnya terhadap mitokondria.
Gas hidrogen sulfida dalam dosis besar membahayakan tubuh, tapi penelitian ini menunjukkan bahwa paparan dalam tingkat selular dalam jumlah yang lebih kecil dari senyawa tersebut dapat mencegah kerusakan mitokondria.
Alasannya, ketika penyakit memaksa sel-sel tubuh untuk bekerja keras, sel akan menarik enzim untuk menghasilkan sejumlah kecil hidrogen sulfida guna melindungi mitokondria. Mitokondria pada dasarnya bertindak sebagai generator untuk pelepasan energi sel, dan tindakan melindungi mitokondria adalah pusat dari pencegahan beberapa penyakit tertentu, mulai dari kanker, stroke, arthritis, serangan jantung, hingga demensia.
Dengan catatan, penelitian ini masih terbilang kecil dan terlalu dini serta belum diuji pada manusia — masih merupakan uji terkontrol di laboratorium terhadap contoh sel. Mungkin untuk sementara waktu, Anda cukup berterima kasih jika ada seseorang yang buang angin di dekat Anda. (AIH)

Baca Juga :  Konsep Desa dan Pembangunan
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close