©mediadesa.id
(0265) 7521140 mediadesa.id@gmail.com
Selasa, Juni 25, 2019
Inspiratif

Meski Hidup Pas-pasan, Warga Desa Kersamaju Teguh Menjaga Norma Agama

Desa Kersamaju adalah bagiaan dari Kecamatan Cigalontang kabupaten Tasikmalaya yang terletak berbatasan dengan Kabupaaten Garut. Mata pencaharian penduduk mayoritas sebagai buruh tani berjumlah 629 orang dari jumlah penduduk seluruhnya 4.775 orang. Tingkat pendidikan masyarakat Desa Kersamaju masih terbilang rendah, mayoritas tingkat pendidikan warga hanya sampai Sekolah Dasar (SD), bisa jadi karena masalah rendahnya tingkat pendidikan inilah Desa Kersamaju sulit berkembang.[1]

Desa Kersamaju terletak di lereng Gunung Satria dengan luas wilayah 861,66Ha Yang sebagian besar merupakan areal perkebunan teh milik warga. Desa kersamaju memang cocok diperuntukan sebagai lahan perkebunan seperti teh, kopi dan sayur-mayur, dataran tinggi dan curah hujan yang tinggi menjadikan karakteristik geografi Desa Kersamaju.[2]

Desa Kersamaju terdiri dari 4 Kedusunan yaitu Dusun Walahir, dusun Cipetir, dusun Lengkongsari dan dusun Pangkalan. Dusun-dusun tersebut masing-masing terdiri dari 2 Rukun Warga (RW), tetapi dengan jumlah Rukun Tetangga (RT) yang berbeda. Kedusunan Cipetir merupakan Kedusunan yang paling padat penduduknya, Kedusunan ini di bagi dalam 10 RT.

Masyarakat Kersamaju mayoritas menimba penghasilan sebagai buruh tani yang berkerja di Perkebunan Teh PT. Gunung Satria. Gaji yang di dapat mereka setiap harinya sebesar Rp. 20.000,- untuk yang memetik teh dan Rp. 30.000,- untuk yang bekerja di pabrik.[3]hanya sebagian kecil saja yang berprofesi sebagai pegawai negeri atau pedagang. Selain buruh tani kebanyakan warga Kersamaju adalah sebagai petani, dengan unggulan hasil pertaniaan Perkebunan Teh, karena lahaan pesawahaan di daeraah ini hanya seluas 147 Ha.[4]

Masyarakat Kersamaju masih memiliki jiwa sosial yaang cukup tinggi, setiap kegiatan sosial yang ada di Kersamaju seperti, gotong-royong, pengajian-pengajian dan kegiatan-kegiatan yang dicanangkan oleh pemerintah selalu diikuti oleh masyarakat dengan antusias. Selain itu pula masyarakat Kersamaju sangat taat menjalankan ajaran agamaa Islam, hal ini dapat dilihat dari aktivitas Shalat lima waktu hampir seluruhnya dijalankan dengan berjamaah, setiap habis magrib masjid dan syuro ramai oleh anak muda dan balita bellajar mengaji. Di Desa Kersamaju norma-norma agama masih dijunjungg tinggi oleh masyarakat, sehingga seseorang yang dianggap melanggar atau menyimpang dari ajaraan Islam secara spontan mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat.[5]

Baca Juga  Pelopor Pemberdayaan Kebun Karet di Cidolog

PUSTAKA :

[1] Desa Kersamaju, Dokumen Potensi Desa Kersamaju 2016, 15 April 2016

[2] Tim Peduli Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya, resume pekatihan Kelompok Tani Inklusif, 17 Pebruari 2016

[3] Wawancara dengan Agus Mulyana, M.Pd. Ketua BPD Desa Kersamaju, 25 Agustus 2016

[4] Data Statistik Desa Kersamaju

[5] Wawancara dengan H. Aca, Ketua MUI Desa Kersamaju, 15 Juli 2016.

Oleh : Andi Ibnu Hadi, S.H

Tinggalkan Balasan