Peristiwa

Modus Pemotongan Dana Hibah Libatkan Lima ASN Dan Tiga Sipil

TASIKMALAYA – Modus Pemotongan Dana Hibah yang dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir melibatkan lima Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawahnya. Termasuk tiga sipil yang berprofesi sebagai wiraswasta, pengusaha dan petani.

Menurut Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi Maryoto dalam eksposnya di Mapolda, Jum’at, 16 November 2018, bahwa keterlibatan lima ASN dan tiga sipil karena saling perintah dan saling bantu. Sehingga terjadi persekongkolan yang kemudian uangnya dibagi-bagi.

“Modus operandinya tersangka AK memerintah bawahannya MJ dan seterusnya saling perintah,” kata Kapolda.

MJ sendiri adalah sebagai Kabag Kesra kepanjangan nama dari Maman Jamaludin. Kemudian MJ memerintah dua stafnya ARM dan EA. Setelah ditelusuri inisial tersebut adalah Alan Rahadian Muharam dan Eka Ariansyah.

Dalam perintahnya MJ juga melibatkan Irban Inspektorat berinisial E yang diketahui bernama Endin dan AR sebagai Sekretaris BPKAD. Kemudian staf Kesra tadi, ARM dan EA menyuruh kembali LSM sebagai masyarakat biasa yang kembali menyuruh M dan M menyuruh S untuk membuatkan proposal pengajuan serta memotong dana hibah tersebut.

LSM, M dan S adalah sipil biasa yang diketahui memiliki akses ke Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. (AIH)

Baca Juga  Dari Guru Honorer Sampai Bupati Pernah Hina Ketua Umum PBNU
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close