Peristiwa

MUI Garut Imbau Jangan Ada Statemen Provokatif Lagi

GARUT – Insiden Pembakaran Bendera HTI disikapi serius Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut dengan menggelar Jumpa Pers, Selasa, 23 Oktober 2018.

Didampingi Kapolres Garut, AKBP Satria Wiguna, Dandim 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Aziz, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman serta unsur Ormas Islam Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, PUI dan Sarikat Islam bahwa bersepakat dan berterimakasih kepada Polres yang dengan sigap menangani kejadian ini dengan mengamankan tiga orang dan satu orang lagi masih dalam pencairan yang membawa bendera.

Disampaikan Ketua MUI Garut, KH Sirojul Munir bahwa semua percaya kepada Kepolisian yang menangani insiden ini dengan serius dengan menjunjung tinggi Undang-Undang sebagai Panglima Tertinggi.

Selian itu, MUI bersama Forkominda dan Ormas Islam mengimbau semua pihak berbagai organisasi elemen masyarakat supaya menahan diri jangan sampai ada statemen-statemen tak jelas apalagi yang menciptakan suasana tidak kondusif bernada provokatif karena dengan hal itu akan menimbulkan suasana yang keruh lagi.

“Itu yang tidak kami harapkan,” ujarnya.

MUI juga, kata KH Sirojul Munir, menghimbau supaya semua pihak ada kerjasama yang baik dari berbagai komponen mulai pemerintah dan akepolisian untuk menciptakan suasana kondusif serta meyakini Kepolisian akan menangani perisitiwa ini dengan profesional dan serius. (Mesa)

Baca Juga  Habib Riziq Ragukan Keislaman Prabowo?
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close