Desa

Negara Perlu Sentuhan Berbasis Desa

YOGYAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan pembangunan desa di Indonesia membutuhkan sentuhan berbasis desa.

Keragaman sosial budaya hingga geografis menyebabkan permasalahan desa sangat variatif hingga membutuhkan penyelesaian yang berbeda.

“Kita cukup optimis dengan semangat bersama setiap proses positif dan produktif akan menghasilkan sesuatu yang baik,” katanya (10/07/2020)

Dana Desa nantinya akan difokuskan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan maksimalkan potensi yang dimiliki oleh desa.

Untuk itu, Kemendes PDTT memang sedang menggandeng sejumlah kampus untuk merumuskan formulasi yang tepat saat menyusun regulasi seputar Dana Desa agar tahun 2021 nantinya lebih ‘nendang’ dan tepat sasaran yang menyesuaikan akar budaya dan potensi yang dimiliki oleh desa.

Jika telah difokuskan, maka Dana Desa yang diarahkan juga pada kegiatan yang bersifat pembangunan fisik harus dilihat dulu nilai kebermanfaatannya bagi masyarakat.

“Seperti misal pembangunan kantor desa atau pembangunan fisik lain yang tidak prioritas tentu tidak boleh diambilkan dari dana desa,” kata menteri.

Ke depan, pemberdayaan masyarakat desa khusus dibidang digital bakal terus dibangun. Dengan administrasi desa berbasis online akan memangkas birokrasi sehingga prinsip transparansi terjaga dan lebih memudahkan masyarakat.

Penulis : Mesa
Sumber : Humas Kemendes PDTT/Didi/Firman

Baca Juga :  Saling Klaim Dana Desa: SBY atau Jokowi

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: