©mediadesa.id
(0265) 7521140 mediadesa.id@gmail.com
Jumat, April 26, 2019
Hukum

Oknum Wartawan Dibekuk Polisi Karena Peras Kiyai di Ciamis

CIAMIS- Dua oknum yang mengaku wartawan memeras pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Pamarican Ciamis. oknum wartawan berinisal ST (54) dan Her (30) mengaku dari media online dan mingguan. Wartawan uka-uka itu meminta kiyai salah satu pesantren sebsar Rp 10 juta. Si wartawan tersebut mengaku punya temuan tentang pembangun pesantren.

“Oknum wartawan itu menuding pengerjaan pembangunan salah satu pesantren itu tidak sesuai spesifikasi. Oknum mengancam mengangkat berita soal tersebut jika tidak diberi uang Rp. 10 juta. Kami meladeni mereka dengan bernegoisasi,” kata Tim Advokasi Ponpes Kabupaten Ciamis, Deden Badrul Kamal.

Pada saat negosiasi lewat telepon, kata Deden, si wartawan itu tetap ngotot minta uang Rp 10 juta, sedangkan pihak ponpes hanya sanggup Rp 2 juta. Tapi akhirnya disepakati sebesar Rp 5 juta.

“Kami sepakat menyerahkan uang Rp 5 juta di SPBU Cisaga, tapi kami juga sudah menghubungi polisi,” kata Deden.

Singkat cerita oknum wartawan itu sudah menunggu di SPBU, sedangkan pihak pesantren didamping tim advokasi dan petugas Polsek Cisaga.Setelah uang diserahkan, oknum wartawan itu ditangkap polisi lalu digelandang ke Mapolsek.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, SIK, membenarkan penangkapan dua orang oknum wartawan berinisial ST yang mengaku dari media online dan Her dari koran mingguan. Hendra mengungkapkan, dua oknum wartawan tersebut diduga memeras salah satu pondok pesantren yang sedang melaksanakan kegiatan pembangunan. Dua oknum itu meminta uang sebesar Rp. 10 juta kepada korban.

Tim Advokasi dan Hukum PWI Ciamis Aep Saepuloh menyayangkankan oknum wartawan tersebut, sebab sangat mencederai wartawan asli. Di daerah memang banyak sekali preman yang mengaku wartawan. Mereka tidak punya latar belakang pendidikan jurnalistik. (dab)

  • 93
    Shares
Baca Juga  Ini Dia Cuitan Ahmad Dhani Yang Dinyatakan Terbukti Menebar Ujian Kebencian

Tinggalkan Balasan